Manfaat Melakukan Tes Kepribadian Online

Manfaat Melakukan Tes Kepribadian Online

Tahukah anda bahwa dengan melakukan tes kepribadian online, kita bisa mendapatkan beberapa keuntungan yang mungkin bisa membuat kita merubah kebiasaan-kebiasaan negatif kita. Karena pada dasarnya, tes kepribadian ini bertujuan agar kita mengetahui dengan baik karakteristik diri kita, sehingga kita bisa melakukan pengembangan diri. Selain untuk mengetahui karakter diri. Tes kepribadian juga bisa digunakan untuk melakukan diagnosa awal terhadap penyakit yang sedang kita hadapi. Biasanya para dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui tingkat stres yang ada pada diri kita. Dimana tingkat stres tersebut mempengaruhi sikap dan mental kita. Lalu apalagi manfaat yang bisa kita dapatkan dengan melakukan tes kepribadian? Berikut beberapa penjelasan mengenai manfaatnya.

 

  • Untuk mengetahui karakter seseorang

Memang banyak cara yang bisa kita lakukan agar kita bisa mengenali karakteristik seseorang. Namun dengan melakukan tes kepribadian, kita bisa mendapatkan hasil yang signifikan tanpa harus membuang-buang waktu untuk mengenal seseorang tersebut untuk lebih dekat. Kita cukup memberikan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada jawaban karakter. Biasanya hal ini dilakukan oleh para HRD untuk menemukan kandidat calon karyawan yang sesuai dengan posisi yang sedang mereka cari.

 

  • Untuk mengetahui kebiasaan seseorang

 

Tes kepribadian baik dilakukan secara langsung ataupun online, sama-sama digunakan untuk mengetahui kebiasaan tertentu seseorang. Karena biasanya tingkah laku dan kebiasaan, sangat berhubungan dengan psikologi orang tersebut. Bagaimana reaksi mereka terhadap sebuah situasi tertentu, dan bagaimana sikap mereka terhadap permasalahan yang harus mereka selesaikan. Sebagai contoh, ada seorang lelaki yang memiliki kebiasaan bersimpati dengan orang lain, maka lelaki tersebut biasanya akan secara bijak dalam menentukan sebuah keputusan. Karena pasti dia memikirkan beberapa resiko kedepan dan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang harus ditinggalkan.

  1. Untuk melakukan diagnosa kejiwaan

Mungkin jika dalam dunia medis, melakukan tes kepribadian online bertujuan agar para dokter mendapatkan hasil yang pasti akan kondisi pikiran dan mental si pasiennya. Namun jika dalam dunia kerja, tes kepribadian yang dimanfaatkan untuk mendiagnosa kejiwaan, dilakukan agar terdeteksi sifat dan tingkat stressing si calon karyawan baru. Biasanya para dokter atau psikolog akan menggunakan beberapa pendekatan khusus dan melayangkan beberapa pertanyaan yang di sisipkan pada dialog mereka. Terkadang jika dalam dunia kerja, para HRD akan memeberikan tes pilihan, yang mengharuskan anda memilih beberapa jawaban yang hampir sama. Namun yang paling mendekati karakter anda.

 

  • Untuk memotivasi seseorang

 

Adapun manfaat positif lainnya yang bisa anda dapatkan melalui tes kepribadian adalah adanya motivasi. Biasanya akan ada beberapa pertanyaan yang ditunjukan guna mengukur kemampuan si orang yang melakukan tes kepribadian tersebut. Kita bisa melihat, apakah orang tersebut memiliki motivasi untuk melakukan sebuah upgrade diri atau tidak. Apabila anda merupakan salah satu orang yang terbiasa dengan adanya perubahan. Biasanya hasil dari tes kepribadian yang ditunjukan akan memberikan gambaran emosional yang berbeda dengan mereka yang tidak ingin belajar dan hanya stagnan dalam suatu kondisi yang sudah membuat mereka nyaman. Sehingga mereka tidak terangsang ketika ada sebuah tantangan yang membuat mereka semakin maju.

Demikian beberapa penjelasan yang bisa diberikan mengenai beberapa manfaat dari sebuah tes kepribadian online. Dari sisi positifnya, dengan melakukan kepribadian. Kita bisa lebih dekat dengan siapa diri kita, dan bagaimana diri kita ini harus bertindak dan bersikap ketika kita berhadapan dengan sebuah situasi tertentu.

Santai Menghadapi Speech Delay, Keterlambatan Bicara pada Anak

Santai Menghadapi Speech Delay, Keterlambatan Bicara pada Anak

Speech delay, keterlambatan bicara pada anak kerap membuat ibu-ibu kalang kabut. Lha piye, lihat anak tetangga sudah cas-cis-cus di usianya yang baru 2 tahun, sementara anak sendiri masih diem kalau enggak dipancing. Belum komentar miring, belum neneknya yang ribet nyuruh periksa ini itu karena khawatir ada yang tidak pas pada cucunya. Bahkan ada juga yang didesak untuk segera ke dokter THT, barangkali anak enggak mau ngomong karena telinganya bermasalah.

Pening pala emak. Apakah anakku speech delay? Apakah ada yang salah? Apakah anakku beneran Tuli?

Tidak semudah itu untuk menyatakan apakah anak mengalami speech delay. Mbok menawa bocah cuma males ngomong banyak, tipikal bocah plegmatis damai yang pendiam, siapa tahu?

Deteksi Dini Speech Delay pada Anak

Deteksi dini speech delay pada anak bisa dilakukan sejak anak masih bayi. Semakin dini ditemukan, semakin panjang waktu untuk mendeteksi faktor penyebab, semakin lebar pula peluang untuk terapi dan anak bisa mengejar ketertinggalannya.

  • Bayi berusia 3-8 bulan sudah mulai mengoceh. Jangan dianggap enteng ocehan bayi yang lebih mirip gumaman. Bayi menggumam sambil memainkan air ludah itu sebenarnya merupakan bentuk komunikasi bayi. Dulu jaman si K sudah mulai menggumam dan bermain air liur, aku gembira, merekam tingkahnya dan mengirimkan ke abahnya.
  • Bayi usia 9 bulan-12 bulan sudah mulai babbling atau berceloteh. Dituntaskan dengan kemampuannya untuk mengulang konsonan dan vokal yang sama di usia 12 bulan. Mamamama, papapapa, babababa. Si K dulu pertama kali babbling babababaa.
  • Mulai mengucapkan kata yang bermakna di usia 12-15 bulan meskipun tidak sempurna. Sekedar ‘moh’ sebagai kata untuk menolak, sudah menjadi penanda jika anak berada di titik aman.
  • Usia 16 bulan ke atas mulai menyusun kata dalam satu kalimat sederhana, yang mulai sempurna pengucapan dan susunan katanya di bulan-bulan berikutnya.

Faktor Penyebab Speech Delay

Setidaknya ada 4 faktor yang bisa menyebabkan speech delay, masing-masing faktor mempunyai cara penanganannya sendiri. Emak K coba runut sesuai dengan apa yang emak K pahami dan alami selama ini, ya. Kalau ada yang punya informasi tambahan, please, kasih tahu dengan meninggalkan komentar.

Speech Delay karena Hambatan Pendengaran

Hambatan pendengaran secara otomatis akan menghambat perkembangan bicara anak karena stimulasi utama untuk belajar bicara adalah dengan mendengar. Anak yang mengalami hambatan pendengaran bisa dideteksi sejak bayi. Anak yang terlalu diam, enggak terganggu dengan keramaian sekitar, harus segera dites apakah ada hambatan pendengaran. Nge-tesnya sederhana, cukup dengan menggoyangkan kerincingan di kanan-kiri bayi, jika bayi bisa menoleh ke arah suara, insyAllah pendengarannya baik-baik saja.

Jika bayi tidak merespon berbagai sumber suara sampai usianya 2 bulan, orang tua harus segera ke spesialis anak untuk kemudian dirujuk ke tenaga medis yang kompeten. Ikhtiar medis, psikologis sekaligus terapi bicara harus berjalan secara beriringan agar tumbuh-kembang anak bisa optimal. Enggak perlu berkecil hati ketika mendapati anak mempunyai hambatan pendengaran, emak K yakin setiap anak mempunyai berliannya sendiri. Its okay untuk merasa lelah dan ingin menangis, tetapi jangan putus asa untuk terus berikhtiar.

Emak K dulu juga mengalami speech delay karena hambatan pendengaran. Orang tua jaman dulu belum melek dengan teori parenting, tetapi aku sangat bersyukur karena bapak dan ibu enggak lelah mengajari untuk berkomunikasi dengan mengandalkan gerakan bibir. Usia 4 tahun bicaraku masih cadel dan banyak kesalahan disana-sini, baru saat aku sudah mulai membaca, ucapanku membaik. Lha piye, banyak ucapan yang gerakan bibirnya sangat mirip, aku hanya bisa membedakannya dengan tulisan. Semisal, Papa-Mama, Ma’e-Pa’e, makanya aku membiasakan si K memanggil Abah-Ibu, bukan Mama-Papa, semata agar aku gampang membedakan apakah si K memanggil Abah atau Ibunya. Hahahaha.

Speech Delay karena Gangguan Perkembangan Otak

Orang dengan keistimewaan Tuli, bicaranya cenderung sengau dan enggak sempurna pengucapannya. Namun, orang yang enggak sempurna pengucapannya belum tentu Tuli. Ada yang mengalami kesulitan berbicara karena syaraf otaknya terganggu, terutama syaraf yang berhubungan dengan daerah oral-motor-nya. Untuk memastikan apakah anak mengalami gangguan perkembangan otak atau tidak, harus dipastikan ke dokter spesialis syaraf dan spesialis perkembangan anak.

Speech Delay karena Minimnya Komunikasi

Speech delay  yang bukan karena indikasi medis hambatan pendengaran dan gangguan perkembangan otak, sebagian besar disebabkan karena minimnya komunikasi dengan orang sekitar. Apalagi jaman serba canggih dan sibuk begini, enggak sedikit orang tua yang puas dengan memberikan anak-anak mainan apapun yang menurutnya bagus, tetapi enggak mendampingi anak bermain. Sungguh, yang diperlukan anak adalah kehadiran kita sebagai orang tua untuk bermain, bukan mainan serba mewah tetapi kita enggak hadir di dalamnya.

Interaksi antara anak dengan orang tua atau orang dewasa dan teman sebayanya selama permainan berlangsung merupakan stimulasi bicara terbaik. Kita bisa saling berbicara, merespon, berlatih empati, berlatih menghargai lawan bicara dengan bermain bersama anak. Bermain yang terlihat sepele di mata orang dewasa, sebenarnya adalah proses pembelajaran kompleks bagi anak, bagaimana anak belajar etika berkomunikasi, kontak mata, menghargai lawan bicara, merspon lawan bicara, dll.

Speech Delay karena Over Menonton Televisi dan Bermain Gadget

Emak K beberapakali menjumpai kasus speech delay karena over menonton televisi dan bermain gadget, masih diperparah dengan minimnya komunikasi karena porsi menonton televisi dan bermain gadget lebih besar daripada porsi bermain dan berinteraksi. Apalagi jika anak menonton youtube berbahasa asing, makin bingunglah ia dengan ragam bahasa yang masuk, padahal bahasa ibunya belum kuat. Jika anak mengalami keterlambatan bicara karena terlalu over menonton televisi dan bermain gadget, tidak bisa tidak, orang tua harus membatasi screen time dan memperbanyak interaksi melalui bermain. Bermain apa saja, bermain perah, kuda-kudaan atau apapun yang disukai oleh anak.

dini.id Solusi Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

dini.id Solusi Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Assesment Perkembangan Anak di Dini.id

Tetap santai, dampingi anak dengan penuh kasih karena orang tua adalah pendamping terbaik bagi anak. Kalau sudah mentok dan tertekan dengan kenyataan yang tak kunjung membaik, mungkin kita membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan assesment terkait speech delay anak. Dini.id bisa menjadi rujukan untuk mengakses assesment online gratis yang bisa kita gunakan untuk mendeteksi apakah anak mengalami keterlambatan bicara atau tidak. Enggak cuma assesment online yang disediakan oleh dini.id, website yang dibangun karena kepedulian dengan speech delay ini juga menyediakan layanan assesment, deservasi dan investigasi untuk membantu kita mengatasi speech delay pada anak. Jangan sungkan untuk meminta bantuan, kita adalah manusia yang butuh dikuatkan, butuh ditolong, butuh panduan.

Assesment Perkembangan Anak Dini.id

Assesment Perkembangan Anak Dini.id

Emak K sudah mencoba assesment online yang disediakan oleh dini.id. Assesment ini gratis,loh. Kita cukup mengisi data pada halaman depan dini.id, kemudian dini.id akan mengirimkan link dan password via whatsapp. Isian kuesioner itu akan direkam dalam bentuk pdf disertai dengan penjelasan hasil assesment dan apa saja yang perlu kita lakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Enggak cuma menyediakan assesment, dini.id juga menawarkan solusi Play Time untuk anak-anakkita yang masih membutuhkan stimulasi serius dengan didampingi oleh kids trainer professional. Biayanya pun cukup terjangkau, 1,2 juta setiap bulan dengan durasi sesi 3 jam selama 8 kali.

 

Doa Ulang Tahun Anak Laki-laki Islami

Doa Ulang Tahun Anak Laki-laki Islami

Emak K bukan orang yang suka merayakan ulang tahun. Meskipun begitu, doa-doa untuk bocah enggak ketinggalan. Setiap ingat didoakan, setiap hari lahir pun didoakan. Biasanya, doa saat hari kelahiran lebih panjang dan dalam. Wkwkwkwk, ini sama saja ya, men-spesialkan hari ulang tahun. Bagi kami, hari ulang tahun adalah hari yang tepat untuk refleksi.

Doa Ulang Tahun Anak Laki-laki Islami

Doa ulang tahun untuk anak sendiri sebenarnya bisa menggunakan bahasa sehar-hari. Doa yang berasal dari hati terdalam orangtua untuk anaknya, insyaAllah akan mustajab. Namun emak K menyadari jika ada yang kesulitan untuk menyusun kata-kata. Hehe, makanya ini menulis doa ulang tahun anak laki-laki yang sebenarnya kutujukan untuk si K. Oh, ya, tentu ada doa khusus untuk si K yang tidak aku sisipkan disini.

 

Mabruk fi waladik annallaha yaj’aluhu waladan sholihan barron li walidaihn

Keberkahan untukmu, duhai anakku. Semoga Allah Menjadikanmu anak yang sholih dan berbakti kepada orangtua.

Doa ulang tahun anak laki-laki islami

Doa ulang tahun anak laki-laki islami

 

Keberkahan untukmu duhai anakku, keberkahan dalam setiap hembus nafasmu. Semoga Allah senantiasa Melindungimu dari segala marabahaya yang mengintai langkahmu. Menuntunmu ke jalan yang Diridhai-Nya, menjadikanmu anak sholih lagi berguna bagi Indonesia.

Keberkahan untukmu duhai anakku, keberkahan dalam setiap peluh keringatmu. Semoga Allah yang Maha Memiliki segala Ilmu memudahkanmu dalam mencerna ilmu-ilmu yang bertebaran di muka bumi-Nya. Menjadikanmu anak yang cerdas lagi berakhlak mulia.

Keberkahan untukmu duhai anakku, keberkahan dalam setiap gerak langkahmu. Semoga Allah yang Maha Pengasih senantiasa Mengasihimu. Menjaga bening hatimu. Menjadikanmu laki-laki yang mampu memimpin lagi memberi teladan.

Keberkahan untukmu duhai anakku, keberkahan dalam setiap lisanmu. Semoga Allah Menjagamu dari perkataan yang batil. Mencegahmu setiap kali terbesit niat yang tak elok.

Keberkahan untukmu duhai anakku, keberkahan dalam umurmu.

 

Mohon doa fatikhah untuk kami sekeluarga, ya. Semoga apa yang telah kami tulis di blog menjadi amal jariyah. Semoga Panjenengan semua senantiasa Diberkahi Robbuna. Semoga anak-anak kita menjadi anak yang sholikh-sholikhah lagi menyejukkan mata.

 

Pencarian Terkait:

  • ucapan ulang tahun untuk anak laki laki dalam islam
  • ucapan selamat ulang tahun untuk anak laki-laki islami
  • doa ulang tahun anak laki-laki
  • ucapan ulang tahun untuk anak
  • kata kata hbd buat anak laki laki
  • doa ulang tahun
  • kata mutiara untuk ulang tahun anak laki laki
  • ucapan ulang tahun untuk anak laki laki
  • ucapan selamat ulang tahun untuk anak laki laki dalam islam
  • ucapan milad untuk anak
Menyusun Kurikulum Permainan Anak Usia Dini

Menyusun Kurikulum Permainan Anak Usia Dini

Menemani anak usia balita itu susah-susah gampang, susah kalau ia tengah riwil dan gampang kalau mood-nya sedang bagus. Emak K jarang beli mainan mahal untuk si K, maklum, penganut permainan anak usia dini harus dari bahan yang mudah didapat di sekitar rumah.

Bermain enggak bisa dianggap remeh. Dalam permainan yang bagi orang dewasa sangat sepele tersimpan mutiara skill anak di masa yang akan datang, dalam kegiatan yang sederhana tersebut terdapat latihan sensorik, motorik kasar dan motorik halus yang menjadi pijakan dasar skill of life.

Manfaat Bermain untuk Anak

Tidak afdol rasanya jika tidak mengulik manfaat bermain untuk anak. Emak k beberapa kali ikut kuliah online tentang pentingnya bermain untuk anak. Aku sangat setuju dengan paparan mbak Febrianti Dwi Setyarini saat memberikan kuliah Kurikulum Bermain Anak di Gup Rayya Parenting Club.

Mbak Febri, begitu kami menyapanya dengan akrab, membeberkan betapa bermain mempunyai segudang manfaat untuk anak.

  1. Memahami diri sendiri dan mengembangkan harga diri
  2. Menemukan apa yang dapat mereka lakukan dan mengembangkan kepercayaan diri
  3. Melatih mental anak
  4. Meningkatkan daya kreativitas dan membebaskan anak dari stress
  5. Mengembangkan pola sosialisasi dan emosi anak
  6. Melatih motorik dan mengasah daya analisa anak
  7. Penyaluran bagi kebutuhan dan keinginan anak
  8. Mengembangkan otak kanan anak

Menyiapkan Diri untuk Bermain dengan Anak

Aku agak terkejut saat Mbak Febri bertanya, “Apakah sudah siap bermain dengan anak-anak?”
“Apakah sudah siap mendengarkan dengan mata, hati, kulit, kaki, tangan, dan telinga kita?”

Are we? Are we ready to play together with our child?

Yes. Oh, No. Ada tugas, ada kuliah online, ada segambreng cucian yang belum kelar. Padahal, mbak Febri menegaskan jika kita sebagai orang tua harus hadir 100% saat bermain dengan anak. Boro-boro nyambi main hape, lha wong mikirin gawean yang ngawe-ngawe saja enggak boleh.

Apa kabar emak K? Hahaha, sok-sokan multi tasking padahal membuat si K merasa terabaikan. 🙂 Dear K, maafkan Ibu yang belum sempurna ini, ya. Mbak Febri menyadarkanku jika anak hanya butuh orang tuanya untuk bermain, dengan permainan sederhana sekali pun.

Jangan mengada-ada, apalagi menunggu semua tersedia. Cukup sediakan diri kita seutuhnya, InsyaAllah anak-anak akan sangat bahagia. –
Febrianti Dwisetyarini –

Mengamati Anak

Apakah menjadi orang tua otomatis tahu luar-dalamnya anak? No, bahkan emak K yang mengaku menjadi Ibu 24 jam bagi si K saja mikir dulu saat mengisi profil anak yang diberi oleh mbak Febri. Hmm, si K suka apa ya? Karena enggak bisa mengawang-awang, akhirnya emak K menyediakan waktu satu minggu untuk mengamati.

Apa saja yang perlu diamati dari anak? Secara umum, kita harus mengamati hal-hal berikut ini untuk membuat pijakan kurikulum permainan anak usia dini:

  1. Nama dan usia anak saat ini
  2. Hal-hal yang disukai anak
  3. Tanda antusias yang ditunjukkan oleh anak (Apakah anak berteriak, berbinar-binar matanya, enggak mau berhenti, dll)
  4. Akan bahagia ketika Ayah Bunda… (Kalau si K, bakal bahagia banget ketika Ibu memeluk dan Abahnya nggendong)

Mengamati keunikan anak ini membuat emak K menyadari jika ada yang luput dari si K. Si K lebih menyukai glendean menggunakan vespa daipada sepedaan keliling kampung. Si K lebih menyukai learning by doing dibandingkan menghafalkan nyanyian atau doa, wkwkwk. Si K lebih menyukai menggambar di dinding dibanding di buku–ini akhirnya membuat emak K beli papan tulis hitam yang besar–.

Menyusun Kurikulum Permainan Anak Usia Dini

Ada empat tahapan yang harus kita lakukan dalam menyusun kurikulum permainan anak usia dini, yakni; mengamati anak, mengamati lingkungan, mem-breakdown ke dalam 9 Kecerdasan Majemuk Gardner, lalu mencari ide kegiatan yang berhubungan dengan aspek 9 kecerdasan tersebut.

Kenapa harus meliputi 9 Kecerdasan Majemuk? Karena anak usia dini belum terlalu kelihatan kemanakah kecerdasannya mendominasi, sehingga kita perlu menstimulasi seluruh aspek kecerdasannya hingga kelak di kemudian hari anak bisa memutuskan sendiri ingin mendalami aspek kecerdasan yang mana.

Sembilan aspek kecerdasan itu antaralain; Kecerdasan Visual-Spasial, Kecerdasan Verbal Linguistik/ Bahasa, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Logika Matematika, Kecerdasan Kinestetik, Kecerdasan Interpersonal, Kecerdasan Intrapersonal, Kecerdasan Natural, Kecerdasan Eksisitensial.

Mbak Febri dalam menyusun Kurikulum Bermain Anak lebih menekankan untuk mengamati lingkungan sekitar karena anak disiapkan untuk menjadi seorang anak yang mempunyai konsep yang kuat dan mengenali lingkungannya.

Karena akan lebih mudah bagi anak untuk mengenal Tuhannya, jika ia sudah mengenali diri dan kekayaan sekitarnya. Anak yang kenal dengan dirinya, dengan lingkungannya, dengan kekayaan negerinya, dengan kekhasan alamnya yang tiada banding, akan tumbuh menjadi anak yang mempunyai konsep diri yang kuat dan utuh. -Febrianti Dwisetyarini-

Nyut-nyutan, Mak? Wkwkwkwk, aslinya sederhana, kok. Kalau sudah dipraktikkan bakal nagih. Next emak K bakal posting salah satu kurikulum bermainnya si K. InsyaAllah. Jazakumullahu khairan katsiran, mbak Febrianti Dwisetyarini. Semoga apa yang sudah Mbak bagi semakin beranak-pinak pahalanya, ya.

Perkembangan Bayi Usia 0-2 Minggu

Perkembangan Bayi Usia 0-2 Minggu

“Dut, waktu usia sebulan si K dah bisa apa? Baby-ku kok belum bisa miring ya?” tanya salah seorang sahabat. Aku yang sedang nyantai enggak ingat babar blas waktu usia sebulan si K sudah bisa apa saja. Heuheuuu. Dulu aku enggak nanya-nanya kesana-sini soal perkembangan bayi karena kalau ternyata si K lebih lambat bakalan nyesek dobel-dobel. Aku memilih untuk akses jurnal tentang tugas perkembangan bayi agar bisa menstimulasi si K sesuai tugas perkembangannya dan enggak mudah galau.

Kenapa memilih mencari via jurnal dibandingkan bertanya kepada teman/ saudara yang memiliki anak seumuran? Karena perkembangan setiap anak itu unik. Ada yang cepat di kognitif, ada yang lihai di sensori, ada yang lihai di psikomotorik, ada pula yang sumeh lihai di sosial. Jika bertanya kepada teman/ saudara yang mempunyai anak seumuran, eh, kok ternyata anak sendiri lebih lambat dari anak teman tersebut, galau kan? Apalagi jika kayak emak K yang galaunya bisa mempengaruhi keseharian, mesakke anake, Cyn.

Lebih baik menelusuri via jurnal, jika menemukan kok anakku tidak mencapi tugas perkembangan sesuai usianya, maka kita bisa mengobservasi kembali apa yang kurang dalam stimulasi perkembangannya. Jika kok tidak kunjung ada perkembangan berarti, segera ke petugas medis untuk diteliti lebih lanjut.

Tugas Perkembangan Bayi Usia 0-2 Minggu (Neonatal)

Pada masa neonatal, usia 0-2 minggu adalah masa tersingkat dari seluruh periode perkembangan anak.

Perkembangan Fisik Bayi Usia 0-2 Minggu

Bayi Usia 0-2 minggu akan mengalami penurunan berat lahir. Penurunan beat lahir bayi ini terjadi karena bayi mengalami penyesuaian lingkungan, dari lingkungan rahim ke lingkungan di luar rahim. Penyesuaian yang harus dilakukan bayi adalah penyesuaian suhu, cara mengisap dan menelan,bernapas dan membuang kotoran. Ibu enggak perlu panik jika pada usia 0-2 minggu bayi mengalami penurunan berat badan. Namun, jika penurunan berat badan masih berlanjut di usia lebih dari dua minggu, Ibu harus segera menghubungi petugas kesehatan.

Bayi usia 0-2 minggu terlihat memiliki ambut-rambut panjang di muka, pungung bahkan seluruh badan, Enggak apa, rambut-ambut panjang ini akan segera hilang seiring usia. Jangan dicukur lho, ya. Heuheuuu.

Perkembangan Motorik Bayi Usia 0-2 Minggu

Bayi Usia 0-2 Minggu gerakan motoriknya acak dan tidak dipengaruhi oleh kejadian-kejadian di lingkungan. Secara umum gerakan motorik bayi usia 0-2 minggu dibagi menjadi dua, yakni; gerakan menyeluruh, dimana seluruh badan bayi akan bergerak saat diberikan stimulasi dan gerakan khusus, dimana gerakan ini hanya melibatkan bagian tubuh tertentu dan besifat refleks.

Perkembangan Bahasa Bayi Usia 0-2 Minggu

Perkembangan bahasa pada usia 0-2 minggu lebih tepat disebut sebagai vokalisasi. Pada masa ini, bayi memiliki dua cara berkomunikasi yang khas, yakni:

Menangis. Tangisan bayi adalah cara pertama bayi untuk bersosialisasi, yang menandakan bahwa bayi memiliki ketergantungan pada individu lainnya. Suara eksplosif, pada bayi baru lahir, selain tangisan bayi akan mengeluarkan suara eksplosif seperti suara mengambil nafas berat, cegukan, dengkuan. Sura-suaa tersebut meupakan suaa tanpa arti yang lambatlaun akan menguat dan berkembang menjadi ocehan dan selanjutnya akan berkembang menjadi bicara.

Perkembangan Kesadaran dan Emosi

Kesadaran bayi baru lahir masih kabur, yang artinya bayi belum sepenuhnya menyadari apa yang terjadi dengan lingkungan sekitanya. Reaksi emosionalnya pun belum berkembang secara khusus. Bayi usia 0-2 minggu hanya bisa membedakan dua emosi, yakni suasana menyenangkan yang ditandai dengan tubuhnya yang tenang dan suasana tidak menyenangkan yang ditandai dengan tubuhnya yang tegang.

 

Wah, ilmu dibalik tangisan dan cegukan bayi usia 0-2 minggu ternyata sedeet ya, Hahaha, emak K waktu si K usia 0-2 minggu enggak begitu semangat ngakses jurnal karena sibuk dengan emosi sendiri yang enggak karu-karuan.

Meraba Potensi Anak di Bulan ke 30 Kehidupan

Meraba Potensi Anak di Bulan ke 30 Kehidupan

Si K memasuki usia 30 bulan di penghujung bulan Agustus ini. Aku belum menyelidiki secaa spesifik potensi apa yang ada dalam diri si K. Aku hanya mengikuti apa yang ia senangi, menambahkan beberapa aktivitas yang berhubungan dengan hal-hal yang ia sukai untuk mencapai tugas perkembangannya.

Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

NHW#3 Matrikulasi IIP Batch 6 ‘memaksaku’ untuk menyelidiki lebih lanjut potensi apa yang ada dalam diri si K. Sampai seminggu berlalu, aku masih belum mengerti apa sih potensi si K? Apakah potensinya sudah terlihat di usianya yang baru 2.5 tahun? Apakah memungkinkan untuk memetakan potensi si K di usianya yang masih batita?

Untungnya, teman-teman memberikan bocoran bagaimana menemukan potensi anak yang mash belum begitu kentara, dengan mengamati 4E. Apa itu empat E?

Kaidah 4E dalam Home Based Education

4E adalah singkatan dari ENJOY, EASY, EXCELLENT, EARN, sebuah penanda apakah anak memiliki potensi atau passion dalam melakukan berbagai aktivitas tersebut. Secara sederhana bisa digambarkan sebagai berikut:

Enjoy. Apakah anak menikmati aktivitasnya seakan energinya selalu on dan terlihat matanya berbinar-binar setiap kali melakukan aktivitasnya ? Setiap kali anak melaksanakan aktivitas dengan mata berbinar-binar riang, disanalah potensi anak tersembunyi.

Easy. Apakah anak tidak mudah menyerah terhadap tantangan yang dihadapi dan tahan berlama-lama sampai memperoleh penyelesaian? Apakah ia terus mencoba dan mencoba hingga ia mampu mengatasi kesulitannya?

Excellent. Apakah anak akan tetap konsisten berkegiatan diulang-ulang tanpa bosan yang akhirnya memperoleh hasil maksimal?

Earn. Apakah setelah itu muncul produktivitas dan berbagi hasil karyanya sehingga muncul appresiasi ?

Meraba-raba Potensi si K

Si K lahir setelah melewati sekian drama. Pembukaan lengkap jam 6 sore, doi baru lahir dini hari. Aku lupa tepatnya, tetapi lahirnya pukul 00 lebih berapa menit. Tangisannya keras dan penuh tenaga. Sangat peka terhadap suara, berkebalikan dengan emaknya yang enggak peka dengan suara. Hobi begadang semenjak bayi merah. Sangat perasa. Jangan coba-coba membentak-bentak si K, lha wong cuma dipelototin saja dia sudah mimbik-mimbik.

Si K tahan dengan luka. Pemanjat ulung sekaligus nyekeran garis keras. Outbond di area terbuka jauh lebih menarik baginya dibandingkan Play Ground Indoor di mall-mall. Hobinya berkeliling menyapa segala yang ada di sekitar, bahkan laba-laba pun enggak luput dari sapaannya.

Observasi Potensi Anak

Kelakuan si K jika sudah bertemu dengan pasir

Menyukai buku dengan transportasi. Tidak segan membawa buku kemana-mana untuk dikenalkan kepada teman-temannya. Murah hatinya kelewatan, jangankan kawan sepermainan, kucing saja ia bagi makanan kesukaannya.

Satu hal yang membuatku haru, si K sangat mengerti tentang kekurangan Ibunya. Ia akan mencolek dengan tangannya jika ada sesuatu. Lari menghampri Ibu jika ada tamu yang datang. Saat usianya baru satu tahun, si K seolah bisa mengerti bagaimana cara berkomunikasi dengan teman-teman Ibu yang Tuli. Si K bercanda tanpa kata-kata dengan mereka, menggunakan isyarat yang sedikit, selebihnya hanya gerak tubuh dan bahasa batin. Eh.

Observasi Potensi Anak; Buku Kesayangan

Si K dan Buku Kesayangan

Melihat kaidah 4E, ada beberapa aktivitas yang dilakukan si K tanpa bosan, dengan mata berbinar-binar, pantang menyerah jika gagal:

  1. Manjat-memanjat. Si K sudah mulai memanjat sebelum dia bisa berdiri tegak. Si K sudah bisa memanjat sofa di saat ia belum berani melepaskan tangan saat berdiri. Jika jatuh, ia belum bisa menapak. Horor. Usia 1.5 tahun, ia sudah memanjat sawo di kampung halaman. Usia 2.5 tahun sekarang ini, si K sudah ahli memanjat tralis. Apakah ia akan menyukai panjat tebing dan menjadi penerus spiderman? 😀
  2. Everything about transportation. Si K sangat betah duduk jika menghadapi segala sesuatu tentang transportasi. Sudah bisa membedakan mana mobil jip, box, pick up. Alih-alih memainkan alat transportasi sebagaimana mestinya, si K lebih sering membongkar-bongkar alat tansportasi layaknya mekanik professional. Buku dengan tema mesin dan transportasi menjadi salah satu buku kesayangannya.
  3. Menyelidiki berbagai macam hewan, air dan tanah. Oang-oang yang mempunyai prinsip bersih garis keras rata-rata akan stress melihat aktivitas si K yang enggak bisa jauh dari hewan, air dan tanah. Ia bisa bertahan 1-2 jam untuk mengaduk-aduk tanah. Kakinya bisa melancong kesana-kemari tanpa sandal. Aku sungguh kapok membeli baju berwarna putih, lha wong habis mandi saja ia sudah kembali main bola dan berpura-pura jatuh berdebum di tanah sambil glundang-glundung.

Hmmm, NHW 3 bagian potensi anak sudah 600 kata. HAHAHAHA. Baiklah, kucukupkan disini. Yuk, selidiki potensi anak sejak dini aga kita bisa memetakan sarana pendukung dengan tepat. Emak K sedang meencanakan beli mechanical kit, kaca pembesar dan spider wall. 😀