Manfaat Melakukan Tes Kepribadian Online

Manfaat Melakukan Tes Kepribadian Online

Tahukah anda bahwa dengan melakukan tes kepribadian online, kita bisa mendapatkan beberapa keuntungan yang mungkin bisa membuat kita merubah kebiasaan-kebiasaan negatif kita. Karena pada dasarnya, tes kepribadian ini bertujuan agar kita mengetahui dengan baik karakteristik diri kita, sehingga kita bisa melakukan pengembangan diri. Selain untuk mengetahui karakter diri. Tes kepribadian juga bisa digunakan untuk melakukan diagnosa awal terhadap penyakit yang sedang kita hadapi. Biasanya para dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui tingkat stres yang ada pada diri kita. Dimana tingkat stres tersebut mempengaruhi sikap dan mental kita. Lalu apalagi manfaat yang bisa kita dapatkan dengan melakukan tes kepribadian? Berikut beberapa penjelasan mengenai manfaatnya.

 

  • Untuk mengetahui karakter seseorang

Memang banyak cara yang bisa kita lakukan agar kita bisa mengenali karakteristik seseorang. Namun dengan melakukan tes kepribadian, kita bisa mendapatkan hasil yang signifikan tanpa harus membuang-buang waktu untuk mengenal seseorang tersebut untuk lebih dekat. Kita cukup memberikan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada jawaban karakter. Biasanya hal ini dilakukan oleh para HRD untuk menemukan kandidat calon karyawan yang sesuai dengan posisi yang sedang mereka cari.

 

  • Untuk mengetahui kebiasaan seseorang

 

Tes kepribadian baik dilakukan secara langsung ataupun online, sama-sama digunakan untuk mengetahui kebiasaan tertentu seseorang. Karena biasanya tingkah laku dan kebiasaan, sangat berhubungan dengan psikologi orang tersebut. Bagaimana reaksi mereka terhadap sebuah situasi tertentu, dan bagaimana sikap mereka terhadap permasalahan yang harus mereka selesaikan. Sebagai contoh, ada seorang lelaki yang memiliki kebiasaan bersimpati dengan orang lain, maka lelaki tersebut biasanya akan secara bijak dalam menentukan sebuah keputusan. Karena pasti dia memikirkan beberapa resiko kedepan dan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang harus ditinggalkan.

  1. Untuk melakukan diagnosa kejiwaan

Mungkin jika dalam dunia medis, melakukan tes kepribadian online bertujuan agar para dokter mendapatkan hasil yang pasti akan kondisi pikiran dan mental si pasiennya. Namun jika dalam dunia kerja, tes kepribadian yang dimanfaatkan untuk mendiagnosa kejiwaan, dilakukan agar terdeteksi sifat dan tingkat stressing si calon karyawan baru. Biasanya para dokter atau psikolog akan menggunakan beberapa pendekatan khusus dan melayangkan beberapa pertanyaan yang di sisipkan pada dialog mereka. Terkadang jika dalam dunia kerja, para HRD akan memeberikan tes pilihan, yang mengharuskan anda memilih beberapa jawaban yang hampir sama. Namun yang paling mendekati karakter anda.

 

  • Untuk memotivasi seseorang

 

Adapun manfaat positif lainnya yang bisa anda dapatkan melalui tes kepribadian adalah adanya motivasi. Biasanya akan ada beberapa pertanyaan yang ditunjukan guna mengukur kemampuan si orang yang melakukan tes kepribadian tersebut. Kita bisa melihat, apakah orang tersebut memiliki motivasi untuk melakukan sebuah upgrade diri atau tidak. Apabila anda merupakan salah satu orang yang terbiasa dengan adanya perubahan. Biasanya hasil dari tes kepribadian yang ditunjukan akan memberikan gambaran emosional yang berbeda dengan mereka yang tidak ingin belajar dan hanya stagnan dalam suatu kondisi yang sudah membuat mereka nyaman. Sehingga mereka tidak terangsang ketika ada sebuah tantangan yang membuat mereka semakin maju.

Demikian beberapa penjelasan yang bisa diberikan mengenai beberapa manfaat dari sebuah tes kepribadian online. Dari sisi positifnya, dengan melakukan kepribadian. Kita bisa lebih dekat dengan siapa diri kita, dan bagaimana diri kita ini harus bertindak dan bersikap ketika kita berhadapan dengan sebuah situasi tertentu.

Menghemat Pengeluaran dengan Menyewa 5 Perlengkapan Bayi

Menghemat Pengeluaran dengan Menyewa 5 Perlengkapan Bayi

Punya bayi bawaannya ingin beli ini itu, rasa-rasanya penting semua. Yang bikin galau, tidak sedikit perlengkapan bayi yang hanya dipakai beberapa bulan, bahkan ada yang cuma dipakai saat newborn saja. Padahal harganya lumayan, butuh perawatan yang enggak bisa dibilang mudah, eeee, rencana nambah anak juga masih 3-4 tahun lagi.

Setelah punya si K, aku jadi lebih peka lagi, barang-barang apa saja yang better menyewa daripada membeli.  Apalagi sekarang tempat sewa perlengkapan bayi sudah cukup banyak, bahkan ada yang tersedia secara online. Biasanya aku pertimbangkan karena beberapa hal; waktu pemakaian yang pendek, frekuensi pemakaian yang jarang, dan harga yang enggak kantongable. Eh.

Sewa Perlengkapan Bayi; Boks Bayi yang Cuma Bertahan saat  Newborn

Urusan boks bayi, orang tua terbelah menjadi dua kubu. Kubu yang butuh boks bayi karenaingin tidur beda bed dengan bayi dan orang tua yang memutuskan untuk tidur satu bed dengan bayi dan hanya menjadikan boks bayi sebagai tempat tidur bayi saat siang hari.

Aku tidak masuk kubu mana pun. Hahaha. Aku adalah tipe Ibu yang tidur satu bed dengan bayi dan tidak membutuhkan boks bayi karena males pindah-pindah. Tetapi aku mengakui jika kita membutuhkan boks bayi ketika bayi tidur siang dan Ibunya butuh beberes pekerjaan rumah sampai bayi berusia kurang lebih 4 bulan.

Sewa Perlengkapan Bayi, Boks Bayi

Sewa Perlengkapan Bayi, Boks Bayi

Harga boks bayi terhitung lumayan. Boks bayi berfungsi maksimal sampai anak bisa merangkak. Ketika anak sudah mulai merambat, keberadaan boks bayi sangat berbahaya. Horor banget jika bangun tidur tahu-tahu sudah manjat boks. Apalagi jika bayinya kayak si K dulu yang lihai memanjat duluan sebelum bisa berdiri.

Bisa juga kita menyewa boks bayi saat minggu-minggu pertama kehidupan bayi agar orang-orang yang menjenguk bayi kita lebih nyaman dan instagramable. Bhahahaha. Gusti Allah, ntar adiknya si K aku pengen nyewa boks bayi yang lucu biar teman-temanku bisa puas pepotoan dan enggak merusak feed-nya. Hihihi.

Sewa Perlengkapan Bayi; Bouncer, Tak Lela-lela Ledung-nya Bayi Masa Kini

Tak lelo…lelo…lelo ledung…
Cep menenga, aja pijer nangis
Anakku sing ayu rupane
Yen nangis ndak ilang ayune
Tak gadhang bisa urip mulya
Dadiya wanita utama
Ngluhurke asmane wong tuwa
Dadiyo pendekaring bangsa

Orang tua jaman dulu, kalo mbobokin anak biasanya sambil berdendang, kalau orang Jawa bakal nembang tak lela-lela ledung, sambil mengayun-ayunkan bayi dengan penuh penjiwaan, kayak angin semilir yang mengayun-ayun dedaunan. Jaman sudah sangat maju, kini ada bouncer dengan beragam feature yang membuat bayi cepet tidur pules.

sewa perlengkapan bayi; bouncer

sewa perlengkapan bayi; bouncer

Bouncer ini harganya lebih dari 2 jutaan, dipakai sampai bayi berusia 1 tahunan. Ehm, belum tentu, ding, tergantung berapa beban maksimal yang bisa ditanggung oleh bouncer. Kalau bouncer mamaroo kayak yang di foto itu,cuma bisa menahan beban bayi sampai 10 kg.  Better nyewa, setelah enggak dipakai udah, enggak perlu mikir pemeliharaannya segala. Pun, biar rumah enggak penuh barang-barang.

Sewa Perlengkapan Bayi; Push Walker

Push Walker, benda beroda yang membantu anak untuk belajar jalan ini hanya terpakai kurang lebih 1 bulan selama anak belajar jalan. Si K dulu malah cuma 1 minggu pakai push walker ala-ala, setelah bisa jalan doi langsung gaya-gayaan lari.

Sewa Perlengkapan Bayi; push walker

Sewa Perlengkapan Bayi; push walker

Sewa Perlengkapan Bayi; Car Seat

Car seat bagi sebagian prang tua adalah barang wajib saat berkendara bersama anak dengan mobil. Jika kita hanya sesekali bepergian dengan menggunakan mobil, car seat mungkin bisa disewa. Namun jika bepergian dengan menggunakan mobil menjadi rutinitas sehari-hari, sebaiknya menyediakan anggaran khusus untuk membeli car seat. Sebelum memutuskan car seat jenis apa yang nyaman untuk anak, kita bisa menyewa terlebih dahulu untuk menguji coba car seat yang cocok untuk anak.

Sewa Perlengkapan Bayi; Car Seat

Sewa Perlengkapan Bayi; Car Seat

Sewa Perlengkapan Bayi; Aneka Gendongan

Gendongan bayi yang beragam pilihan, dari merk lokal sampai merk luar negeri, dari harga yang setara tunik sampai setara gadget, membuat emak-emak bingung mana gendongan yang ingin dibeli. Lain emang dengan jaman dulu yang jarikan every time, heuheu.

Masing-masing bayi spesial, punya ‘jodoh’ sendiri termasuk dalam hal pergendongan. Jangan tanya ke seller mana gendongan yang paling pas, sebab karakteristik Ibu sebagai penggendong dan anak sebagai orang yang digendong sangat mempengaruhi. Setting gendongannya sampai benar-benar stick membutuhkan percobaan hingga bberapa kali.

So, komunitas baby wearing akan menyarankan untuk mencoba beberapa gendongan terlebih dahulu sebelum membeli. Beruntung bila Ibu tinggal di wilayah dimana komunitas baby wearing aktif dan bisa meminjam aneka gendongan dengan berbagai merk. Jika di kota kita tidak ada komunitasnya, maka menyewaakan menjadi pilihan yang tepat untuk mecoba gendongan satu persatu sampai ketemu gendongan yang paling pas.

sewa perlengkapan bayi biru.id

sewa perlengkapan bayi biru.id

 

Berbicara tentang sewa perlengkapan bayi, kini sudah cukup banyak tempat menyewa perlengkapan bayi yang tersebar di beberapa wilayah dan menawarkan berbagai keunggulan. biru.id adalah salah satu tempat menyewa perlengkapan bayi yang bermarkas di Tanjung Duren Jakarta Barat.

Biru.id menyediakan berbagai perlengkapan bayi, dari boks bayi sampai mainan play mat dengan harga yang terjangkau dan terjamin steril saat kita meminjam. Informasi barang-barang yang bisa disewa cukup lengkap di website-nya, jadi kita tidak perlu menabak-nebak apakah barang yang kita sewa sesuai dengan kebutuhan kita atau enggak.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembelian Furnitur Secara Online

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembelian Furnitur Secara Online

Bagi para pembeli properti, bisa menempati hunian bukan merupakan akhir permasalahan transaksi jual beli yang prosesnya mungkin memakan waktu yang lama. Justru hal tersebut merupakan awal munculnya keinginan-keinginan atau permasalahan baru. Sebut saja proses mendekorasi hunian tersebut.

Mendekorasi rumah dijual yang baru dimiliki tentu memerlukan sejumlah komponen, komponen furnitur biasanya adalah hal yang paling wahid untuk dimiliki. Proses pembelian furnitur ini yang mungkin dapat dikatakan sensitif dan berpotensi menimbulkan kegalauan. Baik dari keinginan yang tidak sesuai dengan kemampuan beli, tempat pembelian, hingga furnitur seperti apa yang ingin dipilih,

Apalagi jika kita sudah melihat beberapa inspirasi ruangan di situs-situs ternama, kan? Namun beberapa ide Anda tidak bisa tersalurkan karena furnitur tidak dapat ditemui di toko dan hanya tersedia online.

Membelinya secara online adalah jalan terbaik. Belanja online memang menjadi salah satu kenikmatan batin bagi semua orang. Kita hidup di dunia yang sudah serba digital, bahkan rumah dijual pun sudah tersedia secara online. Layaknya membeli rumah dijual, urusan pembelian furnitur online untuk rumah dijual yang sudah Anda beli tidak bisa main-main karena banyak risiko yang bahkan belum kita ketahui seperti tidak sesuai ekspektasi. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, kita perlu mengetahui, mempelajari, dan perhatikan banyak hal sebelum membelinya.

Kira-kira apa saja ya hal yang harus kita ketahui sebelum membeli furnitur online? Yuk lihat!

  1. Membaca Review Toko

Review toko disajikan dalam bentuk bintang 1-5. Review biasanya dilakukan setelah barang diterima; konsumen akan menulis apakah barang yang diterima memuaskan atau tidak.

Saat Anda mencari toko-toko furnitur online di google, Anda langsung bisa melihat bintang yang terdapat pada hasil pencarian. Jika situs tersebut memiliki satu atau dua reviews yang kurang memuaskan, Anda masih bisa memberikannya toleransi dan mempertimbangkan toko tersebut sebagai tempat membeli furnitur rumah dijual yang sudah kalian beli. Namun jika review kurang memuaskan adalah dominan dari situs toko online tersebut, kalian harus memberikan lampu merah padanya dan mencari toko lain.

2. Lihat Ukuran Furnitur

Menurut Lamudi.co.id saat membeli furnitur, Anda harus memperhatikan ukuran dari furnitur yang dibeli, apakah ukurannya sesuai dengan ruangan kalian. Misalnya, Anda membeli sebuah sofa ukuran besar dan ingin diletakkan di ruang tamu lantai 2, Anda sudah mengira-ngira bahwa ukurannya akan sesuai di ruangan tersebut. Namun kalian tidak menyadari bahwa sofa tersebut tidak dapat melewati tangga untuk naik ke lantai 2. Lantas bagaimana? Anda akan menyesal dan akhirnya meletakkannya di tempat lain dan tidak sesuai dengan ide dekorasi rumah dijual yang telah dibeli. Maka dari itu, sangat penting untuk melihat ukuran furnitur. Untuk memastikannya, harus bisa bertanya kepada customer service dari toko tersebut.

3. Bisa Ditukar

Jika Anda membeli sebuah furnitur untuk rumah dijual, tetapi setelah barang tersebut sampai di rumah Anda, ternyata rusak atau tidak sesuai gambar yang telah dilihat sebelumnya, kalian berhak menukar furnitur tersebut. Setiap toko furnitur online seharusnya memiliki label “barang bisa ditukar” selama kesalahan masih terdapat pada toko online tersebut. Jika kita menemukan sebuah toko yang mengharuskan pembelinya mengeluarkan uang untuk pertukaran barang atau birokrasi yang begitu sulit, jangan pernah membeli di toko itu.

Cari situs online yang mempermudah pembelinya untuk menukar barang. Biasanya, situs online memberikan waktu 7-30 hari sebelum akhirnya waktu tukar barang kadaluarsa. Proses pertukaran barang pun seharusnya bisa dilakukan dengan mudah seperti tidak dipungut biaya kirim atau bisa ditukar di toko terdekat.

4. Bandingkan Harga

Dalam belanja online, kita tidak boleh malas dalam membandingkan harga serta kualitas furnitur yang sama, tetapi dari toko online yang berbeda. Jika kita menemukan satu furnitur dengan kualitas yang sama, tetapi kita harus membandingkan harga furniturnya, ongkos kirim, atau bahkan pajaknya.

Santai Menghadapi Speech Delay, Keterlambatan Bicara pada Anak

Santai Menghadapi Speech Delay, Keterlambatan Bicara pada Anak

Speech delay, keterlambatan bicara pada anak kerap membuat ibu-ibu kalang kabut. Lha piye, lihat anak tetangga sudah cas-cis-cus di usianya yang baru 2 tahun, sementara anak sendiri masih diem kalau enggak dipancing. Belum komentar miring, belum neneknya yang ribet nyuruh periksa ini itu karena khawatir ada yang tidak pas pada cucunya. Bahkan ada juga yang didesak untuk segera ke dokter THT, barangkali anak enggak mau ngomong karena telinganya bermasalah.

Pening pala emak. Apakah anakku speech delay? Apakah ada yang salah? Apakah anakku beneran Tuli?

Tidak semudah itu untuk menyatakan apakah anak mengalami speech delay. Mbok menawa bocah cuma males ngomong banyak, tipikal bocah plegmatis damai yang pendiam, siapa tahu?

Deteksi Dini Speech Delay pada Anak

Deteksi dini speech delay pada anak bisa dilakukan sejak anak masih bayi. Semakin dini ditemukan, semakin panjang waktu untuk mendeteksi faktor penyebab, semakin lebar pula peluang untuk terapi dan anak bisa mengejar ketertinggalannya.

  • Bayi berusia 3-8 bulan sudah mulai mengoceh. Jangan dianggap enteng ocehan bayi yang lebih mirip gumaman. Bayi menggumam sambil memainkan air ludah itu sebenarnya merupakan bentuk komunikasi bayi. Dulu jaman si K sudah mulai menggumam dan bermain air liur, aku gembira, merekam tingkahnya dan mengirimkan ke abahnya.
  • Bayi usia 9 bulan-12 bulan sudah mulai babbling atau berceloteh. Dituntaskan dengan kemampuannya untuk mengulang konsonan dan vokal yang sama di usia 12 bulan. Mamamama, papapapa, babababa. Si K dulu pertama kali babbling babababaa.
  • Mulai mengucapkan kata yang bermakna di usia 12-15 bulan meskipun tidak sempurna. Sekedar ‘moh’ sebagai kata untuk menolak, sudah menjadi penanda jika anak berada di titik aman.
  • Usia 16 bulan ke atas mulai menyusun kata dalam satu kalimat sederhana, yang mulai sempurna pengucapan dan susunan katanya di bulan-bulan berikutnya.

Faktor Penyebab Speech Delay

Setidaknya ada 4 faktor yang bisa menyebabkan speech delay, masing-masing faktor mempunyai cara penanganannya sendiri. Emak K coba runut sesuai dengan apa yang emak K pahami dan alami selama ini, ya. Kalau ada yang punya informasi tambahan, please, kasih tahu dengan meninggalkan komentar.

Speech Delay karena Hambatan Pendengaran

Hambatan pendengaran secara otomatis akan menghambat perkembangan bicara anak karena stimulasi utama untuk belajar bicara adalah dengan mendengar. Anak yang mengalami hambatan pendengaran bisa dideteksi sejak bayi. Anak yang terlalu diam, enggak terganggu dengan keramaian sekitar, harus segera dites apakah ada hambatan pendengaran. Nge-tesnya sederhana, cukup dengan menggoyangkan kerincingan di kanan-kiri bayi, jika bayi bisa menoleh ke arah suara, insyAllah pendengarannya baik-baik saja.

Jika bayi tidak merespon berbagai sumber suara sampai usianya 2 bulan, orang tua harus segera ke spesialis anak untuk kemudian dirujuk ke tenaga medis yang kompeten. Ikhtiar medis, psikologis sekaligus terapi bicara harus berjalan secara beriringan agar tumbuh-kembang anak bisa optimal. Enggak perlu berkecil hati ketika mendapati anak mempunyai hambatan pendengaran, emak K yakin setiap anak mempunyai berliannya sendiri. Its okay untuk merasa lelah dan ingin menangis, tetapi jangan putus asa untuk terus berikhtiar.

Emak K dulu juga mengalami speech delay karena hambatan pendengaran. Orang tua jaman dulu belum melek dengan teori parenting, tetapi aku sangat bersyukur karena bapak dan ibu enggak lelah mengajari untuk berkomunikasi dengan mengandalkan gerakan bibir. Usia 4 tahun bicaraku masih cadel dan banyak kesalahan disana-sini, baru saat aku sudah mulai membaca, ucapanku membaik. Lha piye, banyak ucapan yang gerakan bibirnya sangat mirip, aku hanya bisa membedakannya dengan tulisan. Semisal, Papa-Mama, Ma’e-Pa’e, makanya aku membiasakan si K memanggil Abah-Ibu, bukan Mama-Papa, semata agar aku gampang membedakan apakah si K memanggil Abah atau Ibunya. Hahahaha.

Speech Delay karena Gangguan Perkembangan Otak

Orang dengan keistimewaan Tuli, bicaranya cenderung sengau dan enggak sempurna pengucapannya. Namun, orang yang enggak sempurna pengucapannya belum tentu Tuli. Ada yang mengalami kesulitan berbicara karena syaraf otaknya terganggu, terutama syaraf yang berhubungan dengan daerah oral-motor-nya. Untuk memastikan apakah anak mengalami gangguan perkembangan otak atau tidak, harus dipastikan ke dokter spesialis syaraf dan spesialis perkembangan anak.

Speech Delay karena Minimnya Komunikasi

Speech delay  yang bukan karena indikasi medis hambatan pendengaran dan gangguan perkembangan otak, sebagian besar disebabkan karena minimnya komunikasi dengan orang sekitar. Apalagi jaman serba canggih dan sibuk begini, enggak sedikit orang tua yang puas dengan memberikan anak-anak mainan apapun yang menurutnya bagus, tetapi enggak mendampingi anak bermain. Sungguh, yang diperlukan anak adalah kehadiran kita sebagai orang tua untuk bermain, bukan mainan serba mewah tetapi kita enggak hadir di dalamnya.

Interaksi antara anak dengan orang tua atau orang dewasa dan teman sebayanya selama permainan berlangsung merupakan stimulasi bicara terbaik. Kita bisa saling berbicara, merespon, berlatih empati, berlatih menghargai lawan bicara dengan bermain bersama anak. Bermain yang terlihat sepele di mata orang dewasa, sebenarnya adalah proses pembelajaran kompleks bagi anak, bagaimana anak belajar etika berkomunikasi, kontak mata, menghargai lawan bicara, merspon lawan bicara, dll.

Speech Delay karena Over Menonton Televisi dan Bermain Gadget

Emak K beberapakali menjumpai kasus speech delay karena over menonton televisi dan bermain gadget, masih diperparah dengan minimnya komunikasi karena porsi menonton televisi dan bermain gadget lebih besar daripada porsi bermain dan berinteraksi. Apalagi jika anak menonton youtube berbahasa asing, makin bingunglah ia dengan ragam bahasa yang masuk, padahal bahasa ibunya belum kuat. Jika anak mengalami keterlambatan bicara karena terlalu over menonton televisi dan bermain gadget, tidak bisa tidak, orang tua harus membatasi screen time dan memperbanyak interaksi melalui bermain. Bermain apa saja, bermain perah, kuda-kudaan atau apapun yang disukai oleh anak.

dini.id Solusi Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

dini.id Solusi Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Assesment Perkembangan Anak di Dini.id

Tetap santai, dampingi anak dengan penuh kasih karena orang tua adalah pendamping terbaik bagi anak. Kalau sudah mentok dan tertekan dengan kenyataan yang tak kunjung membaik, mungkin kita membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan assesment terkait speech delay anak. Dini.id bisa menjadi rujukan untuk mengakses assesment online gratis yang bisa kita gunakan untuk mendeteksi apakah anak mengalami keterlambatan bicara atau tidak. Enggak cuma assesment online yang disediakan oleh dini.id, website yang dibangun karena kepedulian dengan speech delay ini juga menyediakan layanan assesment, deservasi dan investigasi untuk membantu kita mengatasi speech delay pada anak. Jangan sungkan untuk meminta bantuan, kita adalah manusia yang butuh dikuatkan, butuh ditolong, butuh panduan.

Assesment Perkembangan Anak Dini.id

Assesment Perkembangan Anak Dini.id

Emak K sudah mencoba assesment online yang disediakan oleh dini.id. Assesment ini gratis,loh. Kita cukup mengisi data pada halaman depan dini.id, kemudian dini.id akan mengirimkan link dan password via whatsapp. Isian kuesioner itu akan direkam dalam bentuk pdf disertai dengan penjelasan hasil assesment dan apa saja yang perlu kita lakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Enggak cuma menyediakan assesment, dini.id juga menawarkan solusi Play Time untuk anak-anakkita yang masih membutuhkan stimulasi serius dengan didampingi oleh kids trainer professional. Biayanya pun cukup terjangkau, 1,2 juta setiap bulan dengan durasi sesi 3 jam selama 8 kali.

 

Cara Asik Mengenalkan Strategi Menyelesaikan Masalah kepada Anak

Matematika enggak melulu tentang angka dan simbol. Salah satu konsep matematika yang harus dilatih sejak awal adalah strategi menyelesaikan masalah, problem solving. Biasanya kalau di usia sekolah guru menggunakan soal cerita untuk menguji problem solving siswa.

Problem Solving ini menyajikan masalah kepada anak dan menyerahkan sepenuhnya kepada anak bagaimana cara dia menyelesaikan sebuah masalah yang ada di hadapannya.

Hari ke dua tantangan Matematika, emak K mengajak si K untuk menembak bola kecil ke arah yang telah ditentukan. Kebetulan di rumah ada Game Shot untuk menembak bola, aku tinggal menambahkan kotak dan meminta si K mengisi penuh kotak tersebut dengan bola-bolanya menggunakan Game Shot.

Problem Solving dengan Bahan Sekitar

Problem Solving dengan Bahan Sekitar

Tantangannya, si K harus menembak sesuai dengan urutannya dari saf terdekat hingga saf terjauh. Masing-masing saf diisi dua bola, tidak boleh lebih.

Terlihat sepele, kan?

Padahal dengan kegiatan sepele seperti ini, kita sedang mengajari anak berpikir kompleks: bagaimana mengarahkan game shot agar bola tepat berada di saf yang telah ditentukan, seberapa banyak tekanan yang harus dikeluarkan agar bola tepat berada di saf yang telah ditentukan.

Di sela-sela permainan, kami saling menebak berapa banyak bola yang ada di saf, berapa banyak bola yang belum mendapatkan tempatnya, berapa banyak saf yang berisi bola dengan jumlah yang sama. Secara tidak langsung, si K sudah belajar konsep menambah, mengurangi dan perkalian sederhana-penjumlahan berulang.

Si K menikmati permainan dengan bahagia. Berteriak girang sambil mengangkat kedua tangannya manakala ia sudah menuntaskan tugasnya, “Horeee, Kevin bisa! Bola sudah habis.”

Matematika, kalau ditekuni memang seasik ini. Hehehehe. Seringkali di tengah-tengah permainan, kita bisa berimprovisasi sesuai dengan apa yang ada di depan.

“Eh Kevin, ini bentuk bola sama enggak dengan roda?”

“Oya, oya sama kayo yoda.”

Gitu doang, belum kukenalkan dengan bentuk silinder. Khawatir doi mumet. Wong bentuk bangun datar aja masih banyak yang belum kukenalkan, yang penting si K paham dulu kalau bentuk bola berbeda dengan bentuk roda. 😆

Enggak jarang juga si K yang nanya duluan, hingga Ibunya takjub dan bertanya-tanya, apa ini sudah waktunya untuk mengenalkan konsep matematika yang lain?

“Ibuk, mbak Piska sama Kepin mau bola yang sama. Beyapa? Kepin beyapa? Mbak Piska beyapa?”

Emaknya bingung kok bocah sudah merambah ke pembagian. Akhirnya cuma kulatih membagi bolanya satu-satu, “Nah, jadi Kevin berapa? Mbak Viska berapa?”

“Kepin tiga, mbak Piska tiga. Sama, yo. ”

“Iya, berapa tadi bola semuanya?”

“Enam.”

“Iya, enam bola, dibagi mbak Viska dan Kevin, masing-masing dapat tiga. Dah, yok, main lagi, ditembak lagi. Kevin tiga, mbak Viska tiga. Gantian.”

Kegiatan matematika apalagi yang kira-kira mengasikkan untuk anak usia tiga tahun, ya? Ada yang punya ide lain? Hihi.

Stimulasi Matematika Balita Kinestetik-Visual

Stimulasi Matematika Balita Kinestetik-Visual

Matematika bagi sebagian orang menyeramkan. Enggak jarang tanpa sadar menularkan rasa seram ini ke anak, “Hiii, mati-mati-ka.” Seolah matematika adalah ilmu antara hidup dan mati. Padahal, matematika sangat mengasyikkan jika tahu bagaimana cara belajar yang tepat.

Matematika bisa diajarkan kepada anak sejak kecil, dengan hal-hal sederhana yang terlihat sangat sepele padahal merupakan pijakan penting bagi anak. Aku pernah menulis hal-hal yang harus dikuasai anak usia balita sebelum belajar berhitung, Kemampuan yang Harus Dikuasai Anak Balita sebelum Belajar Berhitung.

Sebelum mengajarkan anak berhitung, ada baiknya kita memastikan bahwa anak sudah bisa mengelompokkan bentuk, mengelompokkan warna, dari bentuk yang sederhana hingga bentuk yang sulit, mengerti konsep penuh dan kosong. Jangan langsung mengajak anak menghafal angka-angka karena itu akan menyebabkan anak kebingungan, lha wong bentuk saja belum bisa menyortir kok mau dikenalkan dengan simbol yang jauh lebih rumit?

Anak Kinestetik yang Penuh Tenaga

Umumnya anak balita adalah anak kinestetik, usil, enggak bisa diam, maunya geraaaaak terus. Ada balita yang kinestetiknya sedengan, ada balita yang kinestetiknya bikin simbok gembrobyos keringetan. Si K masuk ke anak balita yang kinestetiknya bikin gembrobyos. Enggak heran emaknya auto langsing meski porsi makannya 2 kali porsi makan abah K. 😆

Anak kinestetik ditandai dengan gerakan anggota tubuh yang seolah enggak bisa diam, meskipun itu sedang melakukan aktivitas di atas kursi atau tempat tidur. Si K kalau sedang nonton atau sedang baca buku, tangan dan kakinya tetap kemana-mana. Jika seharian dikurung di dalam rumah, ia bakal tantrum dan sangat sensitif.

Sebaliknya, jika ia dibiarkan mengeksplor lingkungan, manjat sana-sini, naik-turun selokan, lari mengejar bola, glenderan vespa, ia akan menjadi anak yang manis, yang dikit-dikit meluk Ibunya.

Mengajarkan matematika ke anak kinestetik dengan duduk anteng di atas meja enggak akan bertahan lama. Paling cuma lima menit habis itu kakinya gatel pengen lari. Maka, Ibu harus menyesuaikan gaya belajar anak untuk stimulasi matematika ini.

Stimulasi Matematika Anak Kinestetik-Visual

Matematika bisa diselipkan dalam kegiatan anak, apapun itu. Tinggal kitanya yang harus kreatif dan memastikan bahwa anak sudah lulus tugas pra matematikanya. Si K sudah bisa sortir warna, sortir bentuk, sortir warna dan bentuk, dan sudah memahami konsep kosong dan penuh, jadi aku sudah mulai mengenalkan angka-angka.

Menghitung Jumlah Kursi Kereta Kelinci

Matematika anak KinestetikSi K menamakan kereta kelinci ini dengan odong-odong. Hahahaha. Tadi pagi kami ke Taman Tirtoagung, ada rombongan anak TK yang sedang studi lingkungan ke Taman dengan menggunakan kereta kelinci.

Keretanya parkir di dalam taman, si K penasaran dan minta ijin untuk masuk ke dalam kereta saat anak-anak TK sedang beraktivitas ke dalam Taman. Ia begitu excited, naik-turun, menunjuk, bertanya banyak hal.

“Wow, odong-odongnya ada enam!” Seru si K. Aku yang sedang mengikutinya dari belakang penasaran, menghitung berapa gerangan jumlah odong-odongnya, bener, dong, enam. Emak spikles dan langsung pengen stimulasi matematika lebih banyak. 😆

“Kursinya ada berapa, Nang?”

Dasar anak kinestetik, bukannya cukup menghitung dengan jari, ia menghitung dengan lompat dari kursi satu ke kursi lain. Setelah satu gerbong selesai dihitung, lanjut ngitung ke gerbong selanjutnya. Setelah satu kereta usai, lanjut ke kereta selanjutnya.

Ibunya yang cuma mengawasi dari luar kereta saha gembrobyos, si K masih hepi lompat antar kursi berulang kali. Menghitung dengan bahagia, tertawa saat mendapati bahwa jumlah kursi antar gerbong berbeda-beda.

“Ini lima, yang itu enam. Yang hijau tujuh. Beda yo, Ibuk? Beda yo?”

Berburu Angka di Taman

“Nang, nyari angka, yuk.”

Si K mengangguk riang.

“Coba cari angka 4.” Aku menantangnya. Si K baru mengenal angka 1-10, angka selanjutnya belum aku kenalkan.

Si K menyusuri Taman, melihat plat demi plat nomer motor yang ada di Taman. Berteriak ‘hore!’ saat ia berhasil menemukan angka yang kumaksud.

Mencari Berbagai Bentuk di Taman

“Ibuk, ini bentuk lingkaran yo?” si K menunjuk roda kereta kelinci.

“Iya. Coba ada yang bentuknya segitiga?”

Ia turun dari kereta. Mencari bentuk segitiga, girang bukan main ketika menemukan penghubung gerbong berbentuk segitiga.

Aku masih meyakini, jika anak akan menikmati belajarnya jika kita sebagai orang tua tahu bagaimana mencari cara yang tepat sesuai dengan kesukaannya, termasuk Matematika.

Emak K sampai sekarang masih menjadi barisan emak-emak yang menggunakan media belajar sesuai dengan kesukaan anak, yang terdekat dan mudah dicari. Menyelipkan belajar ke aktivitas anak memang menyenangkan, apalagi jika menjumpai mata anak berbinar-binar, membuatku lupa jika aku menghadapi aneka deadline setelah bocah tidur. Hahahaha.

Pencarian Terkait:

  • https://widiutami com/stimulasi-matematika-balita-kinestetik-visual html