Allahumma Baariklanaa. Fii rajabaa wa sya’bana. Wa Balighna Ramadhana. Duhai Gusti, berkahilah kami di bulan rajab dan sya’ban, sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan….

Jika doa ini mulai mengudara, dirapal setiap ba’da adzan Maghrib, bahkan di pengajian rutinan, itu tandanya Ramadhan enggak ada 100 hari lagi, emak K langsung teringat satu hal; Lebaran sebentar lagi!

Haiyo, Mak, masa yang lain siap-siap Ramadhan, berdoa sepenuh hati agar disampaikan pada bulan yang mulia. Bulan dimana tidur pun berlimpah pahala, di otakmu malah menari-nari lebaran mau liburan kemana lagi? Dikau waras, Mak?

Ehm, kadang memang harus dimotivasi dengan hal yang duniawi agar mempersiapkan Ramadhan dengan matang. Kamu sudah menyiapkan baju-baju agar Ramadhan tidak perlu kalang-kabut di mall? Sudah mengumpulkan voucher agar kelak tinggal tukar biskuit lebaran? Sudah membuat planning agar khatam Qur’an tiga kali sebelum jadwal mudik?

Sudahkah menyiapkan tiket pesawat agar kelak saat Ramadhan khusuk ibadah dan enggak lembur bagai kuda demi tiket yang melonjak jelang lebaran?

Krik-krik-krik.

Menyiapkan Libur Lebaran sebelum Ramadhan

Lebaran tahun ini datang di awal Juni. Mungkin 4-5 Juni, jadwal pastinya kita menunggu sidang isbat. Abah K sudah bukan freelancer. Sekarang terikat dengan kantor dan sudah enggak kayak dulu yang bisa lebaran di kampung sampai ngoyot, itupun masih dilanjut liburan sampai ATM jebol. Enggak ada yang protes, paling yang protes adalah ATM yang minta diisi lagi. Hahaha

Lebaran tahun lalu kami ke Jogja seminggu setelah di kampung 2 minggu, total libur kerja 3 minggu. Tahun ini kayaknya enggak bakal tega ninggalin kantor sampai 3 minggu. Jika tahun lalu kami hanya perlu ke kampung, tahun ini kami harus membagi liburan lebaran ke dua tempat, Salatiga dan kampung abah K.

Keluarga si K
Keluarga si K. Foto terbaru saat kami ke Parangtritis Lebaran 2018

Enggak kebayang capeknya badan jika libur 2 minggu harus wira-wiri 2 kota yang berjauhan. Baru membayangkan saja badan hamba sudah terasa pegal. Tetapi… ketika emak K membayangkan setelah lebaran di kampung terus liburan ke Lombok, pegal-pegal langsung hilang. Mimpi boleh, kan? Wkwkwkwk

Gili Trawangan, credit: Pixabay

Pesona Gili Trawangan membuatku ingin snorkeling, menyegarkan pikiran dari rutinitas, mengajak si K bermain pasir dan syukur-syukur bertemu dengan penyu untuk menuntaskan rasa ingin tahu si K, “Kuya-kuya dan Penyu, sama yo, Buk?”

Setelah menikmati deburan Gili Trawangan, menikmati ademnya Sembalun menjadi pilihan paling tepat. Emak K kalau disuruh memilih antara pantai dan gunung, enggak bakal bisa milih. Ke pantai ayo, ke gunung pun siapa takut. Masing-masing punya aura cinta sendiri yang enggak bisa saling mengganti.

Desa Sembalun
Desa Sembalun, credit: Detik Travel

Melihat foto-foto Sembalun aku langsung membayangkan abah K dan si K yang menghadap perapian milik rumah penduduk untuk menghalau rasa dingin. Belum foto-foto di Bukit Marese, Pantai Tanjung Aan, Pantai Sire. Hmm, bisa kebawa mimpi beneran ini, mah.

Lalu, ke Lombok naik apa, ya? Masa mau naik kapal dari Banyuwangi dalam waktu libur lebaran yang sempit itu? Hyuhhh…. Aku langsung membuka website pegipegi. Nyari tahu tiket pesawat yang lebih rasional untuk liburan ke Lombok daripada perjalanan via darat dan laut.

Tiket Pesawat Surabaya-Lombok
Tiket Pesawat Surabaya-Lombok

Tiket Garuda, seorang 1 jutaan. PP butuh 6 jutaan. Kali ntar dapet proyek delapan digit sebelum Ramadhan tiba. Kalau Ramadhan ini belum bisa, mungkin sebelum Ramadhan tahun depan, yang penting saat Ramadhan enggak banting tulang bagai kuda. Wkwkwkwk

Bisa juga kita memanfaatkan promo yang bertebaran di pegipegi untuk menghemat pengeluaran libur lebaran kita. Enggak cuma diskon moda transportasi, pegipegi juga memanjakan kita dengan diskon berbagai hotel. Yap, kita hanya perlu menginstall pegipegi untuk semua keperluan travelling kita, dari pesan tiket kereta api, pesawat, hingga pesan hotel.

Jangan khawatir, pegipegi menawarkan hotel dari yang murah dan promo sampai dengan hotel berbintang tetapi enggak terlalu mencekik kantong. enggak main-main, diskon yang ditawarkan sampai 68%. Kita tinggal memilih yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

promo Hotel pegipegi

Sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas pelanggan, pegipegi memberikan PepePoin pada setiap transakasi yang kita lakukan di pegipegi. PepePoin ini bisa kita gunakan sebagai potongan harga di transaksi berikutnya. Makin ngirit kan? Bertebaran diskon, masih dipotong dari PepePoin. Hmmm, tetiba emak K pengen nyolek abah K untuk segera pesan tiket ke Lombok.

Lebaran sebentar lagi, liburan kemana lagi? Yuk direncanakan, agar Ramadhan khusuk ibadah. Kalau kelak maqbul liburan setelah lebaran yang direncanakan sebelum Ramadhan tiba, colek-colek emak K, ya!

%d bloggers like this: