Bagi para pembeli properti, bisa menempati hunian bukan merupakan akhir permasalahan transaksi jual beli yang prosesnya mungkin memakan waktu yang lama. Justru hal tersebut merupakan awal munculnya keinginan-keinginan atau permasalahan baru. Sebut saja proses mendekorasi hunian tersebut.

Mendekorasi rumah dijual yang baru dimiliki tentu memerlukan sejumlah komponen, komponen furnitur biasanya adalah hal yang paling wahid untuk dimiliki. Proses pembelian furnitur ini yang mungkin dapat dikatakan sensitif dan berpotensi menimbulkan kegalauan. Baik dari keinginan yang tidak sesuai dengan kemampuan beli, tempat pembelian, hingga furnitur seperti apa yang ingin dipilih,

Apalagi jika kita sudah melihat beberapa inspirasi ruangan di situs-situs ternama, kan? Namun beberapa ide Anda tidak bisa tersalurkan karena furnitur tidak dapat ditemui di toko dan hanya tersedia online.

Membelinya secara online adalah jalan terbaik. Belanja online memang menjadi salah satu kenikmatan batin bagi semua orang. Kita hidup di dunia yang sudah serba digital, bahkan rumah dijual pun sudah tersedia secara online. Layaknya membeli rumah dijual, urusan pembelian furnitur online untuk rumah dijual yang sudah Anda beli tidak bisa main-main karena banyak risiko yang bahkan belum kita ketahui seperti tidak sesuai ekspektasi. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, kita perlu mengetahui, mempelajari, dan perhatikan banyak hal sebelum membelinya.

Kira-kira apa saja ya hal yang harus kita ketahui sebelum membeli furnitur online? Yuk lihat!

  1. Membaca Review Toko

Review toko disajikan dalam bentuk bintang 1-5. Review biasanya dilakukan setelah barang diterima; konsumen akan menulis apakah barang yang diterima memuaskan atau tidak.

Saat Anda mencari toko-toko furnitur online di google, Anda langsung bisa melihat bintang yang terdapat pada hasil pencarian. Jika situs tersebut memiliki satu atau dua reviews yang kurang memuaskan, Anda masih bisa memberikannya toleransi dan mempertimbangkan toko tersebut sebagai tempat membeli furnitur rumah dijual yang sudah kalian beli. Namun jika review kurang memuaskan adalah dominan dari situs toko online tersebut, kalian harus memberikan lampu merah padanya dan mencari toko lain.

2. Lihat Ukuran Furnitur

Menurut Lamudi.co.id saat membeli furnitur, Anda harus memperhatikan ukuran dari furnitur yang dibeli, apakah ukurannya sesuai dengan ruangan kalian. Misalnya, Anda membeli sebuah sofa ukuran besar dan ingin diletakkan di ruang tamu lantai 2, Anda sudah mengira-ngira bahwa ukurannya akan sesuai di ruangan tersebut. Namun kalian tidak menyadari bahwa sofa tersebut tidak dapat melewati tangga untuk naik ke lantai 2. Lantas bagaimana? Anda akan menyesal dan akhirnya meletakkannya di tempat lain dan tidak sesuai dengan ide dekorasi rumah dijual yang telah dibeli. Maka dari itu, sangat penting untuk melihat ukuran furnitur. Untuk memastikannya, harus bisa bertanya kepada customer service dari toko tersebut.

3. Bisa Ditukar

Jika Anda membeli sebuah furnitur untuk rumah dijual, tetapi setelah barang tersebut sampai di rumah Anda, ternyata rusak atau tidak sesuai gambar yang telah dilihat sebelumnya, kalian berhak menukar furnitur tersebut. Setiap toko furnitur online seharusnya memiliki label “barang bisa ditukar” selama kesalahan masih terdapat pada toko online tersebut. Jika kita menemukan sebuah toko yang mengharuskan pembelinya mengeluarkan uang untuk pertukaran barang atau birokrasi yang begitu sulit, jangan pernah membeli di toko itu.

Cari situs online yang mempermudah pembelinya untuk menukar barang. Biasanya, situs online memberikan waktu 7-30 hari sebelum akhirnya waktu tukar barang kadaluarsa. Proses pertukaran barang pun seharusnya bisa dilakukan dengan mudah seperti tidak dipungut biaya kirim atau bisa ditukar di toko terdekat.

4. Bandingkan Harga

Dalam belanja online, kita tidak boleh malas dalam membandingkan harga serta kualitas furnitur yang sama, tetapi dari toko online yang berbeda. Jika kita menemukan satu furnitur dengan kualitas yang sama, tetapi kita harus membandingkan harga furniturnya, ongkos kirim, atau bahkan pajaknya.

%d bloggers like this: