Me and Hubby, Parenting

Surat Pendek dan Doa yang Pertama Kali Diajarkan kepada Anak

Usia 0-3 tahun adalah usia emas anak untuk menyerap apapun yang berada di sekitarnya.Golden Age, orang bilang. Konon, pada usia ini apa-apa yang dipelajari oleh anak akan mengendap di alam bawah sadar anak. Si K sudah berusia 20 bulan, aku tinggal memiliki waktu 16 bulan untuk mengajarkan apa-apa yang ingin kuendapkan di otaknya. Aku berniat… Continue reading Surat Pendek dan Doa yang Pertama Kali Diajarkan kepada Anak

Me and Hubby, Parenting

Ekspektasi Vs Realita Menjadi Seorang Ibu

Perempuan mana yang tidak ingin menjadi seorang Ibu? Apalagi kalau sudah menikah, baru menikmati honeymoon seminggu sudah dicecar pertanyaan, gimana? Dah berhasil belum? Apa jadinya jika setahun, dua tahun tidak juga membawa kabar baik berupa dua garis di testpack? Cecaran semakin menjadi, seolah-olah goal hidup setelah pernikahan adalah berlomba-lomba memiliki anak. Padahal, memiliki anak butuh… Continue reading Ekspektasi Vs Realita Menjadi Seorang Ibu

Me and Hubby

Refleksi| Semudah Membalik Telapak Tangan

Namun tak semudah membalik telapak tangan... Status itu kutemui ketika aku membuka facebook dalam perjalanan pulang dari kampus. Status dari seorang sahabat yang mungkin sedang berusaha untuk melerai rasa kerinduan yang menghentak, tiba-tiba membuatku berfikir sembari menatap debu yang memenuhi jalan. Mudah, jika sendi tangannya sehat. Jika sendi tangannya kena penyakit? Ataukah sebut saja sedang… Continue reading Refleksi| Semudah Membalik Telapak Tangan

Me and Hubby

Hi, Suami, Tupperware bukan Hanya Sekedar Wadah Plastik

Sudah beberapa bulan ini bertebaran meme tentang emak vs tupperware, yang intinya: Jangan sekali-kali menghilangkan tupperware-nya Emak. Aku sebenarnya cuek-bebek, lucu-lucuan saja. Tetapi, oh! saat abah K share link tentang tupperware dan nge-tag namaku, aku spontan membeberkan ada apa di balik tupperware dari a-z. Apalagi si K dan abah K paling tidak bisa kehausan, di… Continue reading Hi, Suami, Tupperware bukan Hanya Sekedar Wadah Plastik

Me and Hubby

[Sebuah Cerpen] Menemukanmu

Tapi aku belum bisa membaca bibirnya Sms Asma membuat Zahra merinding. Ini kesekian kalinya Asma bercerita tentang seorang laki-laki. Zahra berfikir keras bagaimana caranya membalas sms Asma. Ia tahu, Asma begitu selektif memilih seorang laki-laki untuk menjadi pendamping hidupnya. “Zahra, ada yang mau… emm… ngajak kenalan!” pipi dan hidung Asma memerah. Zahra tertawa, meledek, “Cu-ma… Continue reading [Sebuah Cerpen] Menemukanmu

Me and Hubby, Semua

Berdamai dengan Masa Lalu

Bah, menurutmu kalau mengulik-ulik masa lalu pasangan itu bagaimana? Tanyaku, pada suatu sore di beranda rumah. Abah K menoleh, "Haiya, ora ana gunane ta, Yi?" Serunya, tidak ada gunanya. Aku diam, memberikan kesempatan kepada beliau untuk membeberkan pendapatnya. Jika sudah tahu tentang masa lalu itu, tentang apa saja yang telah dilakukan, terus bagaimana? Mau apa?… Continue reading Berdamai dengan Masa Lalu

Me and Hubby

FF| Ceret Merah Kekinian

Hi, bulan ini challenge #BloggerKAH adalah membuat flash fiction. Hahahhaa. Aku sedang belajar, nih. Terbiasa menulis panjang kali lebar, dipaksa menulis pendek rasanya... krik krik krik, maafkan kalau garing yaaa. 😁 Harusnya pagi ini saya sudah berada di sawah menemani Bapak nandur pari. Tetapi, sampai satu jam setelah Bapak berangkat, saya masih tertahan di rumah,… Continue reading FF| Ceret Merah Kekinian

Me and Hubby, Semua

Merencanakan (Kembali) Rumah Pelangi dengan #BNIFinancialPlanner

"Ayi, sementara kita tinggal di kampung dulu, ya." Ujar suami ketika kami tengah menikmati pemandangan senja di pelataran rumah. Ada berbagai pertimbangan yang beliau utarakan, terutama karena beliau belum menemukan orang kepercayaan yang membantunya menangani pekerjaan developping aplikasi dan website. Jika di kampung, ada kakak suami yang ahli di bidang programming, siap membantu kapan pun.… Continue reading Merencanakan (Kembali) Rumah Pelangi dengan #BNIFinancialPlanner

Me and Hubby

Dear Pak Sopir Angkot, Dengarkan Curhatan Emak-emak Rempong

Dear, pak Sopir Angkot, Pagi ini aku sedikit terkejut ketika ada berita demo agar pak Walikota melarang keberadaan transportasi online di kota Salatiga. Akhirnya apa yang terjadi di luar kota, terjadi juga di Salatiga. Hasilnya sesuai dengan harapan, pak Walikota melarang transportasi online masuk ke kota Salatiga. Dear, pak Sopir Angkot Tahukah Bapak kenapa armada… Continue reading Dear Pak Sopir Angkot, Dengarkan Curhatan Emak-emak Rempong