Perawatan Kulit bagi Emak-emak Rempong ala Turis Cantik

Perawatan Kulit bagi Emak-emak Rempong ala Turis Cantik

Mukaku ini entah, Mbak. Lembab tidak, kering juga tidak. Sudah nyoba berbagai macam merk skincare, tetapi hasilnya belum ada yang cocok.

Curhatku, kepada mbak Muthia, pemilik blog www.turiscantik.com. Aji mumpung punya teman beauty blogger, sikat saja. Mbak Mutz, begitu aku memanggilnya akrab, mempunyai ciri khas soal pemilihan skin care: pakai apa yang ada di sekitar rumah, hargai kulitnya. Tipe-tipe beauty blogger yang menumbuhkan kepercayaan diri Emak-emak yang enggak sempat dandan, apalagi nyalon. Ora neko-neko, orang jawa bilang.

“Mbak berarti kulitnya kombinasi, biasanya berminyak di T area.” jawabnya.

You got my point, Mbak! seruku girang. “Iya, aku kesel ini pori-pori di T area gedhe!”

Pori-pori di T Area

“Kalau Mbak punya pori-pori di T area bukan karena jerawat, bersyukurlah!”

Deg. Aku langsung makjleb.  Mbak Mutz melanjutkan chatnya, “Karena, kelenjar minyak itu akan membuat kulit kita kenyal.”

Mbak Mutz masih typing di whatsaap, aku menungu dengan sabar. Perempuan jurnalis yang hobi traveling ini menjelaskan jika minyak yang keluar dari pori-pori tersebut menjadi pelembab alami wajah dan membuat kulit tidak gampang kendor dan keriput.

Oh, Robbuna, betapa aku melupakan Nikmat kulit lengkap dengan pori-pori seperti ini.

“Kalau pori-porinya tidak mengganggu, enggak apa. Tetapi, kalau porinya besar, tidak bisa dihilangkan. Paling disamarkan pakai laser.”

Tetapi buat apa, nanti malah membuat kulit tidak bisa mengeluarkan minyak alaminya.

Lanjutnya, sembari membeberkan perawatan apa yang bisa kulakukan dengan kondisi kulit seperti ini. Tentu saja perawatan yang mudah bagi mamah muda anak baru satu yang lagi aktif-aktifnya.

Perawatan Kulit dengan Bahan yang Mudah Didapat

Sepanjang berbincang dengan Mbak Mutz, aku menangkap kesan jika beliau lebih menyarankan untuk menggunakan benda-benda di sekitar yang mudah didapat, juga, mengedepankan rasa syukur dan mengangkat rasa percaya diri meskipun tidak bisa perawatan di salon.

Ya kali, percaya diri diukur dari perawatan di salon atau enggak. Hahaha, Emak K kesambet!

Menyamarkan Pori dengan Masker Putih Telur

Aku sudah lama sih baca artikel jika putih telur bisa dibuat masker, tetapi aku takut sama bau amisnya. Wkwkwkwk. Eh, mbak Mutz ngasih tips biar bau amis berkurang: dicampur dengan tomat yang diblender kasar atau yoghurt.

Wohooo, barang yang disarankan mbak Mutz adalah barang wajib di rumah! Telur adalah bahan makanan penolong saat-saat Emak K malas masak, yoghurt untuk suplai nutrisi si K, dan tomat adalah piranti wajib sambal yang disukai abah K. :p

Oh iya, masker putih telur ini dua minggu sekali. Nyolong maskeran saat anak bobok sambil menyelesaikan pekerjaan rumah bisa kan, ya. Bisa banget.

Scrub Bibir dengan Gula Pasir

Mau kubisikin aib yang terbongkar saat aku ngobrol dengan mbak Mutz? ssttt, aku enggak tahu apa itu scrub. Whahahahaha, emak K polos tingkat dewa yaaa. 😀 😀 Ternyata, scrub adalah istilah untuk menandakan fungsi skin care tersebut untuk mengangkat kulit mati, saudara! :p

Gula pasir, dikasih air, kemudian digosok-gosok di bibir, kemudian di bilas. As simple as that, tetapi bisa mencegah kulit bibir nglotok karena kulit mati masih tertinggal disana. Dilakukan dua minggu sekali.

Tabir Surya dan Lotion dengan SPF untuk Melawan Penuaan Dini

Meskipun di rumah, Mbak Mutz menyarankan agar kita tetap memakai tabir surya untuk melawan penuaan dini. Emak K langsung ingat jika sudah beranak satu dan berusia lebih dari seperempat abad. Duh, untung mbak yang rajin berbagi tentang beauty, travelling dan motherhood di blognya ini ngingetin emak K jika Emak sudah engak muda lagi. 😛

Tabir surya untuk muka dan lotion yang mengandung SPF untuk badan. Habis ngorol dengan mbak Mutz, emak K minta dibelikan tabir surya dan lotion saat belanja bareng abah K. 😀

Pilihan Masker Lain yang Mudah Ditemukan

Selain masker putih telur, mbak Mutz juga memberikan pilihan masker lain yang bisa kita gunakan untuk merawat kulit muka antara lain, masker lidah buaya, masker tomat dan masker timun.

 

Gampang-gampang ya, Mak. Coba gih, ke blognya mbak Turis Cantik , beliau sering berbagi tips beauty yang enggak neko-neko. Tipikal perawatan dan make up sederhana dan tidak mensyaratkan merk tertentu. Objektif. Bisa juga follow Instagramnya biar ketularan semangat travellingnya, hahahha, enggak ding, biar mendapatkan update-annya tentang dunia travelling dan beauty dimari.

 

 

Pencarian Terkait:

  • emak emak mau cantik

Buku Pertama untuk Belajar Membaca Bahasa Inggris

Apa yang membingungkan ketika pertama kali mengajari anak Indonesia belajar membaca bahasa Inggris? Pengucapannya. Hihii, boro-boro anak kecil, Emak K yang sudah seperempat abad saja masih kesulitan untuk membaca bahasa Inggris.

Kalau sekedar membaca dalam hati untuk dinimkati sendiri, sih,no problemo, lancar-lancar saja. Giliran harus membaca dengan lantang, lebih banyak salahnya daripada benernya. Apalagi daku penyandang HOH, mengeja bahasa Indonesia saja kadangkala ditertawakan karena salah pengucapan,apalagi bahasa Inggris, dah, tiarap deh nilai reading-ku dulu.

Menyadari aku ENOL besar terkait membaca bahasa Inggris, aku sedikit khawatir bagaimana mengajarkan bahasa Inggris kepada si K. Meskipun saat ini aku belum mengenalkan si K bahasa Inggris, tetapi tetap saja suatu saat aku harus membersamai si K belajar bahasa Inggris karena bahasa ini adalah gerbang dunia. Jaman sekarang saja sudah sangat banyak yang mensyaratkan skill berbahasa Inggris,apalagi jaman si K gedhe entar.

Gayung bersambut, tetiba mbak Alfa Kurnia, seorang mom blogger Indonesia yang kini tinggal di Brunei Darussalam mengajakku berbincang tentang buku yang ia pakai untuk mengenalkan bahasa Inggris kepada putri sulungnya, si Cinta. Ah, si Embak yang maniak buku, sampai-sampai punya Instagram khusus review buku ini memang paling asik diajak diskusi tentang buku.

Mbak Alfa sering menuliskan pengalamannya di blognya www.pojokmungil.com, termasuk kisahnya bersama buku first reading book ini. Blog bertajuk a Life of a Premature Mom–ya Allah, mbak Alfa saja menamai dirinya premature mom, apalagi daku yang masih piyik gini— sering berbagi tentang pengalaman parentingnya di blog. Yes, she is one of my favorite parenting blogger, bahasanya ringan dan asik banget!

Belajar Membaca dengan Usborne Very First Reading Series

Mbak Alfa bercerita jika ia tahu buku ini pertama kali dari guru KG (Kinder Gaten) 3 si Cinta,putri sulungnya. Saat itu pihak sekolah meminta orang tua membeli buku Usborne Very First Reading untuk program belajar membaca bahasa Inggris.

Seri First Reading Usborne, picture credit: PojokMungil

Disusun Berdasarkan Tingkatan Kesulitan

Buku Very First Reading terbitan Usborne ini disusun berdasarkan tingkat kesulitan. Sangat child friendly karena buku disusun dengan banyak gambar berwarna yang menarik bagi anak-anak. Kata-kata yang ada pun menyesuaikan dengan tingkat bukunya, semakin rendah tingkat bukunya, semakin mudah dan sedikit jumlah kata-kata yang harus dibaca oleh anak.

Membaca dengan Sistem Phonic

Membaca engan sistem phonic adalah membaca berdasarkan suku kata, bukan membaca dengan mengeja per-huruf seperti lazimnya cara belajar membaca di Indonesia.

Ya, dengan cara ini dapat meminimalisir kebingungan anak karena dalam bahasa Inggris, sebuah huruf bisa sangat berbeda cara pelafalannya saat berdiri sendiri dan saat dirangkai dengan huruf lain. Misalnya,c saat berdiri sendiri dibaca si, sedangkan saat dirangkai dengan huruf lain ia dibaca keh.

Mbak Alfa bercerita, jika saat program belajar membaca ini, guru di sekolah akan mengajarkan kata yang harus dibaca oleh anak. Seperti Pat, is dan sad. Dan dalam satu buku, anak hanya akan belajar kata yang dikombinasikan dari 8 huruf saja, sehingga mereka mudah mengingatnya.

 

Dua Permainan di Akhir Buku

Dalam buku ini terdapat dua permainan di akhir buku untuk menguji apakah anak sudah menguasai konsep yang diajarkan dalam buku tersebut, contohnya: memasangkan gambar suatu halaman dengan kalimat yang ada di dalamnya. Orangtua bertugas membacakan kalimatnya dan anak diminta untuk menunjuk gambar yang sesuai. Selain itu juga ada mengurutkan cerita sesuai dengan isi buku

Buku yang ‘Memaksa’ Orang Tua untuk Duduk Bersama Anak

Apalah arti buku mahal berharga jutaan tanpa peran aktif orang tua di dalamnya. Apalah arti buku dengan sejuta kelebihan jika orang tua tidak duduk bersama anak, apalagi jika orang tua membiarkan anak membaca sendiri sementara ia bermain gadget.

Buku Very First Reading Book Usborne ini, menurut mbak Alfa Kurnia adalah buku yang memaksa orang tua berperan aktif karena di dalam buku tersebut ada bagian yang harus dibaca oleh orang dewasa, lengkap dengan Guidance notes-nya.

Aktivitas ini, lanjut mbak Alfa, pada akhirnya membiasakan orangtua dan anak untuk memiliki ritual membaca bersama dan meningkatkan bonding antara kita serta meningkatkan kepercayaan diri anak dalam membaca

Peruntukan Buku

Buku ini bisa dipakai untuk anak usia TK, menurut mbak Alfa, Cinta dan teman-temannya mulai menggunakan buku di KG 3 dengan range usia 4-6 tahun, dan sudah mengenal huruf dan kata dengan sistem phonic.

Seri Very First Reading Book kepunyaan Usborne ini menjadi salah satu whish list bukuku. Semoga,nanti saat ada BBW, ada rejeki untuk membeli buku ini.Big thanks to mbak Alfa yang sudah sharing tentang buku ketje ini.

 

Pencarian Terkait:

  • arti kata usborne
  • arti usborne
  • buku belajar membaca bahasa
  • jika bahasa inggris buku adalah book cara pengucapannya adalah
  • sharing buku buat belajar baca bahasa inggris untuk anak