Jasa Bikin Tas Satuan di Pabrik Tas Bandung 

Jasa Bikin Tas Satuan di Pabrik Tas Bandung 

Saat ini mungkin belum terlalu banyak ditemukan jasa bikin tas satuan di Bandung. Mungkin anda akan lebih mudah menemukan jasa pembuatan tas dalam jumlah besar. Karena lebih banyak pabrik yang senang menerima produksi tas dalam jumlah massal, sehingga biaya produksi yang dikeluarkan juga akan lebih hemat dibandingkan hanya memproduksi satu buah saja. Tetapi jangan khawatir, karena masih ada pabrik tas di bandung yang menerima jasa pembuatan tas satuan. Nama pabrik yang menerima jasa bikin tas satuan ini adalah pabrik tas bandung dengan website OSCAS.CO.ID. Pabrik tas yang satu ini memang tidak perlu diragukan lagi soal kualitas dan harga. Ada beberapa alasan yang membuat banyak orang senang memesan tas satuan di pabrik tas Bandung Berikut ini adalah alasan-alasan tersebut.

Jasa Bikin Tas Satuan yang Berkualitas dan Terjangkau di Bandung

Kalau saat ini anda sedang membutuhkan jasa bikin tas satuan di Bandung, maka anda bisa langsung mengunjungi pabrik tas Oscas. Pabrik ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jasa pembuatan tas lainnya di bandung. Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh pabrik tas Oscas Bandung adalah sebagai berikut: 

Telah memiliki izin usaha yang legal

Saat akan memilih sebuah pabrik unutk memproduksi pesanan anda, maka anda harus mengetahui terlebih dahulu apakah pabrik tersebut telah memiliki izin usaha yang legal. Hal ini bisa menunjukkan apakah pabrik telah profesional dalam menyediakan jasa atau tidak. Maka dari itu penting untuk mengetahui soal yang satu ini. Selain itu, izin usaha juga menunjukkan apakah pabrik benar-benar aman atau tidak. Tentunya, pabrik tas Oscas telah memiliki izin usaha sebagai jasa bikin tas satuan dan juga jasa pembuatan tas dalam partai besar. Jadi para calon pemesan tidak perlu merasa ragu lagi jika ingin melakukan pemesanan di pabrik tas yang satu ini. Oscas menerima pesanan tas dalam jumlah satuan hingga jumlah yang besar. Desain bisa disesuaikan dengan keinginan dari para pemesan. Kalau anda sedang menginginkan tas dalam bentuk tertentu, pabrik tas Oscas adalah tempat yang wajib anda tuju. 

Quality control yang baik

Meskipun anda memesan tas dalam jumlah satuan saja, tetapi bukan berarti pabrik tas Oscas akan melupakan soal kualitasnya. Tentunya pabrik tas yang satu ini akan selalu menjaga kualitas dari barang yang telah diproduksi. Jadi anda tidak perlu khawatir lagi karena tas yang anda pesan dari pabrik tas Oscas akan selalu terjamin kualitasnya. Makanya anda tidak perlu merasa ragu untuk menggunakan jasa bikin tas satuan dari pabrik tas Oscas. Kualias yang baik ini juga dilengkapi oleh harga yang terjangkau. Meskipun hanya diproduksi dalam jumlah satu buah saja, tetapi harga yang akan diberikan kepada pembeli tentunya masih terjangkau dan tidak terlalu mahal. 

Selalu tepat waktu dalam produksi

Hal yang satu ini menjadikan pabrik tas Oscas di Bandung selalu memiliki pemesan dan pembeli yang setia. Karena walaupun hanya dilakukan pemesanan dalam jumlah satuan atau tidak terlalu banyak, tetapi pabrik tas Oscas selalu memiliki ketepatan waktu. Jadi, tas akan diproduksi dalam jangka waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Hal ini juga menjadi salah satu kualitas dari pabrik tas Oscas yang masih dijaga hingga saat ini.

Itulah beberapa kelebihan dari jasa bikin tas satuan pabrik tas di Bandung. Jangan ragu-ragu untuk melakukan pemesanan tas dalam jumlah satuan di pabrik tas yang satu ini. 

 

SPOTS, Aplikasi Kasir UMKM Friendly

SPOTS, Aplikasi Kasir UMKM Friendly

Memiliki usaha sendiri adalah impian hampir setiap orang, termasuk Emak K. Meskipun sudah berulang kali gagal dengan penyebab yang beragam, enggak kapok untuk tetap bermimpi mempunyai usaha sendiri. Jika usaha belum berkembang secara signifikan, mungkin perlu mengevaluasi apa yang keliru dalam usaha kita untuk mencari solusi.

Penyebab kegagalan usaha skala kecil beragam. Emak K hanya membahas usaha skala UMKM, ya. Belum punya pengalaman untuk membahas usaha skala besar, mungkin kelak, doakan saja. Apa saja hal-hal yang menjadi penyebab kegagalan Usaha Mikro Kecil dan Menengah? Emak K bakal ngupas satu-satu, berdasarkan pengalaman yang telah lalu.

Kekeliruan menghitung harga jual. Kala itu kami usaha percetakan undangan. Hanya undangan sederhana yang dicetak menggunakan mesin printer rumahan, blanko-nya beli. Produk kami bagus sebenarnya, unggul di desain tulisan yang segar. Sayangnya kami keliru memperkirakan harga jual. Saat itu aku mengabaikan kemungkinan gagal cetak. Padahal, setiap 1000 cetakan, ada kemungkinan gagal cetak antara 100-150. Kalau harga blanko-nya 2ribuan, kan rugi karena gagal cetak bisa melebihi laba kotor. 🙁

Mencampur uang pribadi dan uang usaha. Namanya juga newbie, mana saat itu branding programmer abah K belumk sebagus sekarang, percetakan masih menjadi andalan pemasukan keluarga. Kami nekat menggunakan uang usaha kala uang pribadi sudah menipis. Hasilnya? MaasyaAllah, ludes lah. Usaha jalan, tetapi uang entah kemana.

Pencatatan yang tidak rapi. Kelemahanku yang masih kuperjuangkan untuk mengatasinya adalah pencatatan keuangan yang amburadul. Aku malas melihat angka-angka, apalagi kalau mendapati saldo rekening menipis. Bawaannya pengen uring-uringan. Padalah pencatatan keuangan penting untuk mengevaluasi kemana gerangan uang lari. Sekedar parkir saja bisa mempengaruhi pendapatan.

Ini belum perkara rekan kerja yang melaporkan pemasukan dan pengeluaran sesuai dengan kenyataan di lapangan. Kalau sudah ketemu dengan masalah ini, rasanya pengen njedotin kepala ke Borobudur. Eh, pegimana ceritanya cuma mau njedotin kepala saja harus ke Borobudur.

Meremehkan utang kecil dan uang kembalian. Another bad stories. Aku dan abah K termasuk orang yang enggak tegaan dengan utang dan uang kembalian. Apalagi jika jumlahnya terlihat kecil. Ah, cuma utang seratus ribu. Cuma kurang kembalian 20ribu. Lha kalau ada 60an transaksi utang kecil dan 30an transaksi kembalian, berapa tuh totalannya? Jutaan. Hiks.

Tidak upgrade ilmu sesuai zaman. Terlena dengan pemasaran offline, kami agak keteteran pemasaran online dan ilmu tentang pemasaran online tertinggal jauh. Enggak upgrade ilmu pemasran di marketplace, IG dan ojek online, termasuk GOJEK. Padahal masyarakat semakin mengandalkan aplikasi-aplikasi tersebut. Pantes kalo usahanya bubar, kan?

Lima penyebab kegagalan usaha yang kami kelola, tiga diantaranya sangat berkaitan erat dengan pencatatan keuangan. Mencatat manual rasanya kok aras-arasen, jaman digital gini, lhoh. Tetapi, kalau masang aplikasi kasir sendiri kok mahal. Ehm, standar abah K membuat aplikasi kasir sederhana itu minimal 5 jutaan. Itu belum termasuk printer cetak resi de-el-elnya.

Namanya Point Of Sale, sebagai sebuah sistem yang digunakan untuk melakukan transaksi penjualan retail, seperti di restoran-restoran atau café. Sistem Point Of Sale merupakan seperangkat komputer dan mesin kasir. Sesuai dengan namanya. Point Of Sale merupakan titik akhir penjualan dimana transaksi dikatan selesai ketika pembeli dan penjual melakukan pembayaran barang atau jasa yang sudah diterima. Penjual akan mengeluarkan struk sebagai bukti transaksi.

Berkat kecanggihan teknologi, Point Of Sale tidak hanya sekedar untuk urusan bayar menbayar dan juga tidak lagi menggunakan perangkat komputer yang berat dan menggunakan wireless. Semua bisa digantikan oleh sistem operasi Android yang lebih ringkas dan mudah.

Ketika bisnis yang dijalankan mengutamakan penjualan produk maka pelaku usaha harus menggunakan Point Of Sale software yang terkomputerisasi. Software yang dioperasikan komputer utama dan bisa digunakan dan terhubung dengan beberapa terminal cabang.

Dibandingkan sistem kasir tradisional yang mengharuskan kita untuk terus menerus memantau sistem, persediaan komuditas, memantau pelaporan pejualan secara manual. Sementara dengan sistem Point Of Sale yang terkomputerisasi bisa dilacak saat itu juga sehingga pencatatan persediaan akan selalu up to date

Keren ya? Semua serba otomatis dan digital. Tetapi melihat harganya, lumayan berat untuk ukuran UMKM. Bisa-bisa harus puasa setengah tahun. Duh, mau maju kok ya modalnya lumayan.

Tenang, sekarang ada SPOTS. SPOTS GOJEK adalah perangkat multifungsi untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Mulai dari pemesanan GO-Food, pembayaran GO-PAY, bahkan hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran dan cetak resi secara instan.

Aplikasi kasir SPOTS menghemat waktu dan uang dengan mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari. Dengan harga terjangkau (biaya aktivasi Rp. 290.000 dan biaya pemeliharaan Rp. 2.900/hari), sangat kantong-able untuk UMKM.

Dengan harga yang UMKM Friendly, apa saja keunggulan SPOTS keluaran GOJEK ini untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah, apakah ia hanya aplikasi sederhana sehingga harganya cukup kantong-able? Enggak, Gengs, fitur SPOTS mempunyai banyak keunggulan untuk kita.

 

SPOTS Praktis dan Bisa Dibawa Kemana-mana

Mesin SPOTS hanya segenggaman tangan, kayak mesin gesek EDC pembayaran ATM itu. Bedanya, mesin SPOTS full layar sentuh kayak smartphone, kalau mesin EDC kan layar monokrom dengan badan yang dipenuhi tombol.

Sepraktis itu SPOTS, tukang sate yang tempat mangkalnya berpindah-pindah pun bisa memakainya dengan mudah. Enggak butuh layar komputer dan printer cetak yang harus selalu terhubung dengan listrik.

Mudah Menambah dan Mengatur Menu dengan SPOTS

Kita bisa menambah dan mengatur menu dalam SPOTS dengan mudah. Mengubah harga pun tinggal editing menunya. Sudah tidak produksi lagi? Gampang, tinggal hapus saja menu yang sudah tidak tersedia. Tap-tap-tap, generasi milenial tentu akan mudah mengikuti.

 

Mendapatkan Notifikasi Pesanan Go Food di SPOTS

Dengan menggunakan SPOTS, pengusaha yang sudah bergabung dengan Go Food Partner akan mendapatkan notifikasi pesanan Go Food secara realtime. Jadi kita bisa menyiapkan terlebih dahulu sebelum driver datang.

SPOTS Memungkinkan Kita untuk Menerima Pembayaran Go Pay

Sekarang sudah mulai masuk ke era cash less, dimana pelanggan akan membayar tanpa uang fisik. Jadi kita enggak perlu repot mencarikan pengembalian. Pelanggan cukup scan barcode Go Pay di mesin SPOTS. Canggih ya? Poin plus nih jika kita pelaku UMKM menggunakan Go Pay.

Mencetak Resi dengan SPOTS

Wohooo, sudah enggak jaman lagi menulis nota, ya. Sekarang jamannya serba digital. Kita bisa mencetak resi menggunakan mesin SPOTS, langsung totalan tanpa harus mencari kalkulator. Memudahkan pekerjaan kita, kan? Pelayanan juga bisa semakin cepat.

Wah, itu saja? Belum, SPOTS juga membantu kita untuk membuat laporan harian. Omzet yang kita dapatkan bisa dipantau melalui aplikasi atau email kita. Selain itu, kita bisa mencatat ragam tipe pembayaran, dari OVO, Link Aja, tunai, atau debit card.

Bagi emak K yang sedikit-banyak tahu berapa harga membuat aplikasi kasir, SPOTS ini harganya cukup ramah di kantong. Terima jadi, enggak perlu mikir biaya domain, hosting dan pemeliharaan segala.

Pencarian Terkait:

  • edc layar sentuh gopay
Tips Mendesain Jersey Bola untuk Seragam yang Nyaman Dipakai

Tips Mendesain Jersey Bola untuk Seragam yang Nyaman Dipakai

Olahraga dalam bentuk permainan memang merupakan pilihan yang tepat untuk melakukan aktifitas bermanfaat dengan cara yang menyenangkan. Salah satu permainan olah raga yang digemari dan menjadi olahraga favorit banyak orang adalah sepak bola. Bermain sepak bola atau futsal dengan kawan-kawan dan membentuk satu regu bisa menjadi aktifitas penghilang penat yang menyenangkan. Untuk tambah menghibur lagi, ada baiknya Anda dan kawan-kawan satu regu membuat sebuah jersey bola https://bolafutsal.org/ sebagai seragam sehingga tampak kompak dan bisa menambah semangat ketika harus bertanding melawan regu lain.

Sebuah seragam untuk permainan olah raga atau jersey memiliki banyak manfaat atau kelebihan yang bisa dirasakan penggunanya, antara lain:

  • Lebih nyaman digunakan untuk jenis permainan yang sesuai.
  • Menambah semangat karena memiliki baju yang sesuai dengan jenis permainan tersebut dan terkadang diberi penanda berupa nama ataupun nama regu.
  • Seragam atau jersey memiliki motif atau warna yang sama untuk antar regu yang bisa sebagai identitas saat bertanding.
  • Didesain dengan warna yang mencolok agar tampak meski digunakan di malam hari.

Karena permainan olahraga sepakbola sangat digemari di Indonesia, kini banyak yang menjual jersey atau seragam di berbagai tempat dengan berbagai kualitas. Dari yang di pinggir jalan dengan membuka toko non permanen hingga yang memiliki boutique di mall dengan harga jersey yang mahal semua bisa Anda pilih untuk mendapatkan seragam sepak bola yang nyaman dan baru. Namun sebaiknya untuk keperluan seragam group, ada baiknya Anda melakukan pemesanan terlebih dahulu agar didapat seragam yang sesuai dengan kebutuhan maupun ukuran para pemain yang ada. Berikut ini adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk memesan seragam sepak bola yang sesuai dengan kebutuhan.

  1. Pilihlah satu bahan kaos yang nyaman digunakan untuk kebutuhan berolah raga. Biasanya pembuat seragam akan memberikan beberapa pilihan bahan kaos yang ada untuk dipilih sesuai selera.
  2. Pilih warna sesuai kesepakatan bersama. warna jersey terkadang identik dengan warna kesebelasan kesayangan atau warna favorit anggota team.
  3. Tetapkan ukuran yang sesuai untuk semua anggota team.
    Tuliskan nama group atau team di tempat yang mudah dibaca misalnya di punggung dan di dada.
  4. Sematkan nama pribadi jika diinginkan dengan teks yang lebih kecil dibandingkan nama group.Tips di atas bisa Anda terapkan untuk memesan jersey bola yang digunakan untuk group olahraga sepak bola atau futsal kesayangan. Jika Anda sering melakukan latihan atau pertandingan dengan kawan-kawan, tak ada salahnya memesan lebih dari satu seragam sehingga bisa digunakan secara bergantian ketika yang lain sedang dibersihkan. Pesanlah jersey dengan warna yang berbeda agar memiliki perbedaan yang signifikan sehingga tidak bosan untuk digunakan.
Emak-emak Penyandang HOH Mengais Rezeki Lewat Job Review, Why Not?

Emak-emak Penyandang HOH Mengais Rezeki Lewat Job Review, Why Not?

Dua kali aku ditolak bekerja hanya karena menyandang HOH, Hard of Hearing, kesulitan mendengar. Memang banyak perusahaan yang berfikir sepuluh kali untuk mempekerjakan karyawan yang mempunyai keterbatasan komunikasi, sekalipun pekerjaan tersebut tidak membutuhkan skill mendengar yang mumpuni. Ngenes, ya?

Sejak saat itu, yang ada di otakku hanyalah bagaimana aku menyelesaikan studi yang sedang kutempuh dengan sebaik-baiknya, segala macam perlombaan, beasiswa, penelitian kuikuti, hanya karena ingin mengenyahkan pikiran menyebalkan mengenai kemana aku akan bekerja setelah ini.

Robbuna Maha Baik, aku dipertemukan dengan abah K saat menginjak semester 6. Kami menikah segera setelah 3 bulan penjajakan. Pikiran mengenai kemana aku akan bekerja setelah lulus hilang karena abah K tidak berkenan istrinya bekerja di luar. Jika ada pertanyaan usil semacam, “Kenapa nggak kerja? Sayang IPK yang cumlaude. ”
Aku akan menjawab dengan kepercayaan diri yang penuh, “Taat kepada suami.”
Masalah selesai?

BELUM!

Meskipun abah K memberiku kepercayaan penuh untuk mengelola semua tabungannya, termasuk akun pay pal, ternyata aku ingin mempunyai penghasilan sendiri untuk sekedar beli buku dan printilan unyu-unyu.

Kan aneh rasanya menghabiskan uang suami hanya untuk membeli printilan unyu-unyu. Istri macam apa? Hahaha.

Tetapi, dari mana aku mendapatkan uang? Jelas tidak mungkin aku bekerja di luar. Abah K sudah membuatkan blog khusus untukku sejak sebelum menikah, tetapi aku malas mengisinya. Hanya menulis sekedarnya jika sedang suntuk.

Berulangkali abah K mengajakku untuk mengisi blog dengan iming-iming penghasilan dari Google Adsense. Dasar emak-emak yang maunya serba instan, aku tetap ogah, lha wong penghasilannya paling poll $10 perbulan, kapan pay out-nya. Belum ancaman di-banned. Tuh, akun Youtube milik abah K di-banned saat penghasilan mencapai $70, nyesek! Wkwkwk

Awal Mengenal Job Review

Awal November 2016, saat abah K ditugaskan di Pati dan aku tidak bisa mendampingi beliau karena sedag hamil tua, aku bertemu dengan beberapa komunitas blogger di grup facebook hingga grup whatsapp. Saat itulah kata-kata content placement, job review, buzzer mulai kudengar.

Apalagi itu Content Placement, Job Review, Buzzer? Aku berlahan memahami setelah mengikuti perbincangan di grup. Ketiga-tiganya adalah kran rezeki yang hanya bermodal kuota internet, tulisan, gambar dan media sosial.
Content Placement bisa dibayar 50.000 rupiah-250.000 rupiah, Job Review bayarannya bisa mencapai jutaan per job, buzzer tak jauh beda.

Menggiurkan ya? Pekerjaan ini yang cocok untuk Emak-emak semacam aku, nggak usah khawatir bakal ditolak karena menyandang HOH.

TETAPI TERNYATA TIDAK SEINDAH YANG KUBAYANGKAN.

Mhuahaha, sampai capslock jebol. Begitu banyak yang harus kupelajari, dari engagement media sosial, google analytic, bounce rate, belum kemana harus mencai job-job tersebut, lewat apa, follower media sosial berapa banyak, endesbre-endesbre. ANDAI MATERI TI SAAT KULIAH SUDAH BELAJAR KAYAK GINI. Sayang, saat kuliah materinya muter-muter di pengoperasian microsoft windows melulu.

Lalu kemana aku harus belajar? Lha abah K? Beliau ahli di bidang per-coding-an, tetapi blass nggak ngerti perihal job review. Di Internet? Aku bukan orang super cerdas yang bisa angsung memahami materi di internet, aku butuh mentor! Sayang, acara-acara blogger kebanyakan di luar kota, aku yang tinggal di kampung nggak tega meninggalkan si K.

Kelas Seluk-Beluk Job Review

Rezeki tak melulu uang, bisa menuntut ilmu pun merupakan rezeki yang luar biasa. Akhir Ramadhan aku ‘ketiban’ rezeki yang bakal menjadi pijakan awal terjun di dunia job review. Mbak Widyanti Yuliandari, ketua Umum Ibu-ibu Doyan Nulis memberiku kesempatan untuk mengikuti kelas Seluk Beluk Job Review melalui beasiswa Indscript.

Siapa mbak Widyanti Yuliandari?

Mbak Wid, begitu kami menyapa dengan akrab. Sosok perempuan humble lulusan Institut Teknologi Surabaya sudah malang-melintang di dunia blogging sejak tahun 2008. Astagah, 2008 aku masih nge-gosipin guru a-z dengan teman sekelas. 😛
Sudah menerbitkan 4 buah buku solo di sela-sela kesibukannya bekerja di instansi pemerintah, salah satunya adalah Food Combining: Pola Makan Enak, Sehat dan Mudah. Saat ini dipercaya sebagai ketua umum grup Ibu-ibu Doyan Nulis yang beranggotakan hampir 19ribu perempuan di Indonesia. Belum berbagai prestasi blogging yang beliau peroleh. Daebak!

Baca: Profil Lengkap mbak Widyanti Yuliandari

Apa Saja yang Dipelajari di Kelas Seluk-Beluk Job Review?

Di kelas Seluk-Beluk Job Review, aku mempelajari hal-hal terkait Job Review dari yang paling dasar. Dari Mengenal Job Review hingga bagaimana mendapatkan Job Review berbayar. Tak ketinggalan pula berbagai tips mengoptimalkan blog dan media sosial.

Setidaknya ada 6 poin pokok yang dipelajari di kelas:

  1.  Bagaimana Membuat Review yang Berkualitas
  2. Membuat Foto yang Kece
  3. Dimana Mendapatkan Job Review yang Berbayar
  4. Tips dan Trick Membuat Blog yang Disukai
  5. All About Blogging: DA, PA, Google Analytic
  6. Tips dan Trick Mengoptimalkan Media Sosial

dan masih banyak lagi, all about job review, buanyak!
Sayang, aku masih kebingungan di Google Analytic, DA dan PA, sementara mbak Widyanti baru mengulas sekilas, tanda-tanda ada kelas lanjutan, kah? Hihihi.

Salah satu quote favorit di Kelas 🙂

Kenapa Kelas Seluk-Beluk Job Review Cocok untuk Emak Rempong?

Mak-mak rempong, apalagi yang punya anak usia satu tahunan yang hobinya lari kesana kemari sepertiku, adanya kelas Seluk-Beluk Job Review bareng mbak Widyanti Yuliandari ini sangat membantu. Kenapa?

1. Kelas Online Lewat Grup Tertutup Facebook

Iya, kelas Seluk-Beluk Job Review dilaksanakan secara online melalui grup tertutup facebook. Jadi, aku nggak perlu khawatir meninggalkan si K. Lha wong kelasnya online, pokoknya kalau akses internet lancar, its okay.
Kenapa di grup facebook? Biar gampang nyari materi dan tanya-tanyanya. Mhuahahah! Iya, fasilitas komentar pada setiap gambar sangat membantu kami untuk menegaskan poin mana yang kami tanyakan. Selain itu, komentar, pertanyaan dan jawaban terarsipkan dengan baik, sangat memudahkan Emak-emak yang ketinggalan mengikuti kelas pada jam pendampingan aktif.

2. Jam Pendampingan Didiskusikan Bersama

Saat memasuki kelas pertamakali, kami terlebih dahulu mendiskusikan kapan jam pendampingan aktif. Saat itu masih bulan Ramadhan, kami memilih jam pendampingan katif selepas tarawih untuk lima hari pertama.
Bagaimana jika tidak bisa online pada jam yang telah ditentukan?
Santai, kita tetapbisa menyimak obrolan kelas dan materinya, kemudian drop pertanyaan yang akan dijawab oleh mbak Widyanti saat jam pendampingan aktif atau saat beliau senggang.

3. Tugas Diberikan Bertahap dengan Jangka Waktu Bersahabat

Tugas di kelas diberikan secara bertahap. Misalkan, tugas pertama berlatih me-review, tugas kedua berlatih membuat foto yang menarik dst. Tugas diberikan dengan jangka waktu yang bersahabat, saat itu kami diberikan waktu selama 3 hari untuk mengerjakan tugas. Waktu yang lebih dari cukup untukku yang hanya bisa mengerjakan tugas saat si K tidur.
Senangnya lagi, semua tugas dikomentari oleh mbak Widyanti dengan detail, lengkap dengan kritik dan sarannya. Nggak cuma setor tugas, nilai trus lupakan seperti jaman sekolah dulu. Eh.

Belum Bisa Nge-blog? Ikuti Kelas Blogging untuk Pemula

Kalau belum punya blog gimana, Mak? Tenang, selain kelas Seluk-Beluk Job Review, mbak Widyanti juga mengambu kelas Blogging untuk Pemula. Di kelas ini bakal belajar bagaimana membuat blog, nggak sekedar teori, tetapi langsung praktik.

Hayoloh… Ada alasan apalagi, Mak? Susyeh? Pusing dengan segambreng to do list menuju impian? Samaa. Heuheuuu, tetapi kata mbak Widyanti,

Nge-Blog aja terus, hasil tidak akan mengkhianati usaha. So, nulis lagi, belajar lagi, nge-blog lagi.

Pengen ikutan? Cuss chit-chat dengan mbak Widyanti, ya, beliau terbuka untuk bertanya-tanya, kok. Mbak Widyanti juga aktif berbagi di grup Ibu-ibu Doyan Nulis. Mbak Widyanti Yuliandari bisa dihubungi melalui media sosial berikut ini:

Facebook: Widyanti Yuliandari
Instagram: @widyanti_yuliandari
Twitter: @widyanti_y

Blognya mbak Widyanti sudah kumention diatas yak.

 

 

 

 

Pencarian Terkait:

  • review kesibukan emak emak di bulan ramadhan

Serunya Buka Puasa Bareng #pockyinmypocket

Adzan Maghrib berkumandang, pesan menu buka masih antre panjang. Begitu membuka snack coklat yang sengaja dibawa dari rumah, hati maknyess lantaran snack sudah berubah menjadi remah-remah… Its so… Errr, kata apa yang paling tepat menggambarkan? Rasanya mirip ketika mantannya pasangan mak bedunduk menampakkan diri saat lagi asik-asiknya bercanda dengan keluarga. Hahaha.

Tetapi cerita itu tidak terjadi saat aku buka dengan #PockySnackTanpaRemah, meski tas sudah diubrek-ubrek si K,isinya diacak-acak nggak karu-karuan, bahkan si snack tanpa remah ini sudah dilempar berulang kali, snack kesanyangan tetap saja utuh dengan balutan coklatnya. Aiiih, kresh-kresh-kresh!

Biskuit Stick dari Jepang yang Sudah Berlabel Halal MUI

Setiap kali beli snack, yang paling diperhatikan abah K adalah, Yi, snack ini halal nggak? Teutama produk impor yang mayoritas warganya non muslim, memastikan bahwa produk tersebut halal adalah wajib. Bukan apa-apa, kami hanya ingin memastikan jika apa-apa yang masuk ke dalam tubuh kami dan keluarga kami adalah makanan yang halal dan thoyyib karena sesungguhnya badan yang baik disusun dari sesuatu yang baik pula.

source: PT Glico

Pocky telah memegang sertifikat Halal dari CICOT Thailand sejak awal hadir di Indonesia pada tahun 2014 dan juga telah mengantongi sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk seluruh merek produk yang telah dan sedang dijual di Indonesia, yakni Pocky, PRETZ dan Pejoy. Agar masyarakat Indonesia lebih yakin dan tenang dalam mengkonsumsi produk, mulai pertengahan tahun 2017 Pocky akan menambahkan logo Halal pada seluruh kemasan yang sedang dan akan dijual di seluruh Indonesia.

So, tak perlu ragu-ragu lagi jika ingin share happines di bulan Ramadhan nan berkah ini dengan menggunakan biskuit pocky yang shareable. Serius, pocky gampang dibagi-bagi. Tinggal buka kemasannya, iderin ke teman-teman. Bisa juga ditaruh di gelas, dipajang di toples pun tak kalah cantiknya.

Pocky, Stick Pocketable

Kemasannya berupa kardus kecil, masuk di kantong gendongan si K. Ramah kantong, tetapi bukan berarti ringkih. Tidak membutuhkan space yang besar untuk menyimpannya. Digenggam pun tak masalah, rasanya seperti menggenggam smartphone kesayangan. Ramah untuk kamu-kamu yang pengen ngabuburit tetapi tak mau direpotkan dengan kantong kresek.

Sepuluh Varian Biskuit Stick PT Glico

Setidaknya ada sepuluh varian biskuit stick PT Glico, kesepuluh varian itu antara lain Pocky Chocolate, Pocky Strawberry, Pocky Matcha, Pocky Double Choco, Pocky Banana, Pocky Vanilla Cocoa, PRETZ Corn, PRETZ Thai Hot Chili, PRETZ Pizza, Pejoy Chocolate dan yang terbaru adalah Pejoy Matcha.

Dari kesepuluh varian tersebut, varian terfavorit versi WiDut adalah varian Pocky Double Choco. Nyammss, Krez! Makan stick dobel coklat ini sampai membuatku lupa jika ada si K yang bengong melihat Emaknya ngunyah melulu. Antara laper dan doyan, jadinya rakus. Hahaha.

Ingin Berbagi THR? Cuss, Beli Kemasan Pocky Promo Ramadhan dan Lebaran, Nggak Usah Mikir Packingnya Lagi

Promo Ramadhan dan Lebaran, Pocky mengeluarkan kemasan cantik dengan nuansa lebaran Idl Fithri plus kartu ucapan di belakangnya. Kita tak perlu memikirkan urusan packing, tinggal menulis di kartu ucapan pada belakang kemasan yang disediakan oleh Pocky.

Seru! Anak-anak pasti senang. Apalagi golongan chococlate addict kayak aku. Hahaha.

Kemasan cantik Promo Ramadhan dan Lebaran ini dapat ditemukan dengan mudah di supermarket atau hypermarket terdekat di seluruh Indonesia.

Tunggu apalagi, share happines, Selamat berlomba-lomba untuk saling berbagi.