Emak-emak Membuat Website Online Shop Sendiri dengan Instant Deploy DomaiNesia

Emak-emak Membuat Website Online Shop Sendiri dengan Instant Deploy DomaiNesia

Sebuah tanya mangkir di whatsapp dari seorang sahabat, aku menjawab sesuai dengan yang kutahu dari abah K dengan bahasa yang sederhana agar sahabatku mengerti.

Aku mencoba mengulik-ulik lebih jauh. Aku menemukan sebuah fakta yang membuatku harus beristighfar berulang kali. Teman sahabatku itu, memesan online shop kepada seseorang dengan harga Rp. 1.500.000,00. Harga yang cukup murah, setengah harga jasa yang dipatok oleh abah K untuk membuat website online shop lengkap dengan keranjang belanjanya.

Aku menggerutu, dih, ini para oknum yang suka banting harga. Masih mending jika banting harga tetapi dia bertanggung jawab atas apa yang dikerjakannya. Lha, kalau seenaknya lepas tanggung jawab begini, apa mau dikata?

Belum selesai kekesalanku karena ulah developper kurang bertanggungjawab itu, sahabatku kembali menyajikan fakta yang membuatku menepuk jidat: online shop yang dijanjikan ternyata HANYA display produk, tidak mobile friendly, tidak ada fasilitas keranjang seperti lazimnya e-commerce, apatah lagi payment dan pengiriman. Kalau cuma untuk display produk, pakai blogspot gratisan saja sangat bisa.

TampilanBeranda Website Online Shop yang Pesan di Developper Nakal

Dan, si Emak reseller ini tidak ngeh sama sekali. Ya Allah, dasar lelaki kurang ajar, memanfaatkan ketidaktahuan emak-emak. Ya, wajar saja jika tidak ada perkembangan dari pemasaran via website meskipun sudah berjalan setahun lamanya, lha wong SEO dkk-nya saja enggak diperhatikan.

Setidaknya ada 4 hal yang harus diperhatikan jika ingin memesan website online shop ke orang lain:

1| Fitur apa yang ditawarkan. Apakah ada fitur check out/ keranjang belanja yang terhubung dengan database toko, payment, pengiriman. Ada theme online shop yang terintegrasi menghitung payment dan ongkos kirim secara otomatis.

2| Berapa GB space hosting yang disediakan. Berapa banyak produk yang bisa ditampilkan dengan space hosting sebesar itu. Berapa limit jumlah pengunjung dalam satu waktu, kira-kira memungkinkan tidak?

3| Perjelas biaya dan kontraknya, tanyakan apakah biaya yang telah dibayarkan termasuk biaya pemeliharaan dan perbaikan jika suatu saat ada gangguan.

4| Karena kita termasuk emak-emak newbie, minta tolong developper agar berkenan untuk menjadi fasilitator belajar kita terkait dunia per-online shop-an

4 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Developper

Maka, duhai Emak-emak pengusaha online shop dimanapun dikau berada, please, jangan termakan promo pembuatan website murah tanpa deskripsi yang jelas. Mending pesan website online shop di developper terpercaya, biasanya mereka mematok budget Rp. 3.000.000,00 di luar bea hosting dan domain, itu sudah dibantu optimasi SEO-nya plus bea pemeliharaan selama setahun, kita tinggal sendhika dhawuh bagaimana agar optimasi SEO tetap berjalan.

Lha, tetapi kan kita belum ada budget segitu, Emak K. Ibaratnya, kita ini masih piyik, jangan samakan dengan pengusaha yang omzet per-bulannya mencapai milyaran, mereka bisa menggaji orang buat mengurus website dan printilan SEO-nya.

Membuat Website Online Shop Sendiri Bermodalkan Rp. 396.000,00

Ini anggaran membuat website online shop yang diolah sendiri, Mak! Hihihihi. Jadi, kita membeli hosting dan domain sendiri. Rp. 396.000,00 adalah harga hosting 2 GB, mendapatkan free domain dan aplikasi Toko Online selama setahun di DomaiNesia

Sama.

Huuu, enak sangat sih ngomongnya. Iya kalau abah K enggak sibuk. Kalau abah K sedang sibuk dengan klien pan daku harus ngurus sendiri. Belum lagi beliau adalah tipe suami yang suka istrinya belajar, jadi kalau daku mau belajar mengatasinya, beliau bakal tambah sayang.

Hahahaha.

Tetapi, Emak, daku mau buka rahasia disini. Hanya untuk pembaca setia blog ini. Ada penyedia hosting yang sangat bersahabat dengan pengguna pemula. Ssst, DomaiNesia bersedia membantu kita-kita yang sangat pemula untuk mengurus tetek bengek urusan website. Dengan fitur Instant Deploy, kita tinggal memakai saja.

Jadi, Emak sekalian enggak usah iri dengan Emak K yang punya suami programmer, ya! Apalah arti suami programmer jika enggak mau bantu ngutak-atik website-nya bojo. Heuheu

Instant Deploy DomaiNesia Sahabat Emak-emak Pemula

Instant Deploy adalah penawaran andalan dari DomaiNesia untuk mendukung program hosting untuk pemula. Pengguna pemula bisa membuat website dalam sekali klik. Gampangnya, DomaiNesia menginstallkan piranti yang kita butuhkan untuk membuat website sesuai dengan keinginan kita. Kita tinggal mengisi website-nya, Mak. Enggak usah berurusan dengan Cpanel atau bahasa alien html itu. Heuheuu.

Instant Deploy DomaiNesia Sahabat Emak-emak Pemula

Hayooo, sudah enggak sabar, ya? Hihihi, santai, bakal kujembrengin semua, kok.

Daftar sebagai Member di DomaiNesia.com

Kunjungi website DomaiNesia, sign Up. Isikan data-data yang diminta dengan lengkap. Nomor Handphone isi dengan benar lhoh, Mak, penting untuk notifikasi melalui SMS.

Klik Web Apps untuk Memesan Hosting dengan Fasilitas Instant Deploy

Klik Web Apps di pojok kanan untuk memanfaatkan pemesanan hosting dengan fasilitas instant deploy.

Klik Web Apps untuk Memesan Hosting dengan Fasilitas Instant Deploy

Pilih Tab Toko Online

Pilih tab Toko Online, pilih aplikasi Toko Online sesuai dengan keinginan kita. Saat ini tersedia 4 pilihan aplikasi Toko Online yang tersedia.

Prestashop Instant Deploy DomaiNesia

Aku jatuh cinta dengan Presta Shop, fiturnya sudah sangat cukup dengan keranjang, most popular product, payment, pengiriman dan diskon. Emak bisa memilih yang lain, kok, tetapi dibaca dulu panduannya, ya.

Feature yang terdapat pada Prestashop

Pilih Hosting, Domain dan Fasilitas yang Diinginkan

Dalam memilih hosting, abah K menyarankan untuk mengambil server Jakarta, Indonesia jika sasaran pengguna kita adalah domestik dalam negara agar lebih cepat loading-nya. Jika sasaran kita Internasional kita bisa memilih Singapore atau US.

Pilih Hosting di Instant Deploy DomaiNesia

Perlukah Comodo SSL?

Perlu, jika kita mengnginkan keamanan tingkat tinggi untuk toko online kita. Di DomaiNesia, kita harus membayar Rp. 99.000,00 untuk mendapatkan sertifikat comodo SSL.

Hihihi, maafkan, aku harus bertanya kepada abah K apa itu comodo SSL. Comodo SSL kalau dalam toko offlline berarti kunci ganda toko. Keamanan ganda untuk website kita, biar website kita tidak dijarah, eh, d-hack oleh para hacker kurang ajar yang minta dijejelin cabe setan.

Tetapi, kata abah K lagi, untuk awal kita bisa menggunakan free SSL, sudah sangat cukup agar terdeteksi aman oleh browser.

Isi Data untuk Aplikasi Website

Data ini diperluan saat kita akan masuk ke dashboard admin, untuk mengatur segala hal tentang toko online kita, sesuai dengan keinginan kita.

Isi Data untuk Aplikasi Website

Isi Email untuk Pengiriman Invoice, Bayar Sesuai Petunjuk

Isikan email untuk pengiriman invoice, bayar sesuai petunjuk yang diarahkan. Setelah pembayaran, petunjuk penggunaan toko online akan dikirimkan melalui email.

Teror saja customer service DomaiNesia, hahahaha, bercanda, maaf. Jika kesulitan, kita bisa chat langsung dengan cara klik icon pesan di pojok kiri, atau kita juga bisa chat melalui media sosial milik DomaiNesia. Aku sendiri lebih suka ‘meneror’ cs DomaiNesia melalui Twitter. Wkekeke, semoga cs-nya enggak kapok melayani emak-emak.

Gimana, Mak? Sangat simpel dan gampang kan, ya? Enggak pakai mumet dengan bahasa alien semacam html dkk itu.

Membangaun Toko Online dengan DomaiNesia

Membuat Toko Online dengan Theme yang Kita Mau

Jika kita ingin theme toko online yang tidak ada pada empat pilihan toko online di Instant Deploy-nya DomaiNesia, Emak bisa mengambil Instant Deploy blog WordPress. Nanti DomaiNesia bakal install-in CMS WordPress di hosting kita, dan kita tinggal memasang theme yang sudah kita beli.

Iya, theme-nya dianjurkan untuk beli, sebab kalau gratisan kita tidak bisa bertanya-tanya kepada pembuat theme jika suatu saat terjadi gangguan di theme yang kita pakai. Cukup banyak kok penyedia theme premium dengan harga beragam.

Karena WordPress merupakan CMS sejuta umat. Hahaha, emak K apalah ini bahasanya. WordPress meupakan CMS yang user interface-nya sangat bersahabat untuk pemula. Jika ingin mencoba CMS lain yang disediakan oleh Instant Deploy-nya DomaiNesia boleh, kok. Tetapi Emak K cuma mudeng Wodpress doang, jadi yang dibahas disini khusus WordPress ya.

Nanti, setelah Emak membeli theme toko online dan pihak DomaiNesia sudah mengaktifkan WordPress kita, cuss, klik Appearence di sisi kiri dashboard, klik theme dan add new.

menambahkan theme di WordPress

Setelah itu upload theme dan cari dimana kita menyimpan theme-nya.

Upload Theme di WordPress

So simple and easy, right?

Kenapa DomaiNesia?

1| Instant Deploy

Fasilitas Instant deploy ini sangat memanjakan kita-kita yang pemula, kan, Mak? Sudah kujembrengin di atas, mudah, kan? Iya, kita tidak perlu takut lagi dipecundangi developper nakal. Request-nya toko online, ternyata cuma dibuatkan display produk doang. Sedih.

2| Kita Bisa Memilih Lokasi Server

DomaiNesia menyediakan 4 pilihan lokasi server, Jakarta-Indonesia, Singapore, US dan Thailand. KIta tinggal memilih sesuai sasaran konsumen.

3| Back Up Harian ke Cloud

Dua hari yang lalu abah K panik, enggak tidur sehari semalam suntuk karena servernya di-hack orang yang enggak bertanggung jawab. Abah K terlambat menyadari dan data-datanya tidak dapat diselamatkan. Hiks, panik? Sangat, sebab abah K alpa back up, terakhir back up sebulan yang lalu.

Disinilah pentingnya kita memilih penyedia hosting yang mempunyai fasilitas back up harian, agar jika suatu saat terjadi hal yang paling buruk–server rusak dan data hilang, kita masih mempunyai back up data di cloud. Tinggal meminta CS DomaiNesia untuk memasang kembali ke hosting kita. For free, karena ini sudah termasuk di pembayaran sewa hosting tadi.

4| Tersedia Berbagai Penawaran Hosting Sesuai Kebutuhan

Selain Instant Deploy, DomaiNesia juga menyediakan berbagai tawaran hosting, VPS serta layanan lainย  yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Jadi,jika kelak online shop kita membuthkan space yang lebih besar, kita tinggal menghubungi CS DomaiNesia untuk meminta upgrade hosting.

5| Anti Virus dan Anti Malware

Ingat Ransomware yang pernah mengguncang dunia beberapa bulan yang lalu? Begitulah gambaran kejamnya dunia online, enggak kalah dengan dunia offline. Setidaknya, dengan adanya antivirus dan antimalware yang di-mention DomaiNesia di landing page-nya, sudah cukup membuktikan jika DomaiNesia serius mengusahakan keamanan website kita.

 

Sudah cukup kelebihan DomaiNesia yang dibahas disini, ya, Mak. Masih banyak fitur yang belum kujembrengin karena daku bingung dengan istilah-istilah dunia pemrograman yang disebut di landing page DomaiNesia. Daku sudah bertanya ke abah K, tetapi teteup saja enggak bisa menangkap apa itu Enterprise Grade SSD, Enterprise Grade SSH, BitNinja Security Protection, Node, Js, Phyton, Ruby,PHP….

Tetapi 5 Alasan kenapa kita memilih DomaiNesia sudah lebih dari cukup, ya. Silahkan menggunakan Instant Deploy-nya DomaiNesia untuk website online shop yang lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih berkah.

So, are you ready to building your online shop by your self? Bye-bye developper nakal, jika ketemu, kuceplosin cabe setan lima biji para developper nakal ini!

 

Pencarian Terkait:

  • blog widi utami
  • instant deploy domainesia
20 Comments
  • Perempuan November
    Posted at 06:01h, 24 November Reply

    wah… ini nih jawaban mimpi para emak-emak online shop yang pengen punya website kece tapi harga bersahabat.

  • Atanasia Rian
    Posted at 09:11h, 24 November Reply

    Wah ini bisa jadi cara mudah promosi jualan online. Emak-emak yang bingung bisa enak banget sekarang. Aheyyy

  • Marfa
    Posted at 10:41h, 24 November Reply

    Whuah, banyak juga istilah yang aku nggak tahu, sempet mikir sih kenapa nggak nitip aja di web kaya misal tp/bl dkk ituh, tapi kalo bikin sendiri kayanya lebih berbeda ya, bisa lebih bebas, jadi fokus pembelinya bebas nggak ngebandingin sama jualan yang lain. Ngahaha, perlu banget nih buat para emak pengusaha.

  • Fandhy Achmad Romadhon
    Posted at 19:51h, 24 November Reply

    Mantap nih ternyata ada situs yg menawarkan jasa pembuatan domain utk situs jual beli online..

    Mungkin aku suatu waktu jika ingin memulai dan membuka usaha jual beli online bisa nih minta dibuatkan ke situs tsb ^^

  • Ruli retno
    Posted at 20:00h, 24 November Reply

    Tulisan ini harus banget dibaca para pemilik online shop nih. Soalnya dah sering aku baca pemilik ol shop gigit jari karena web nya sama sekali gak bantu penjualan

  • April Hamsa
    Posted at 00:19h, 25 November Reply

    Hahahha “Bahasa Alien”. Emang kadang suka mumet kalau istilah2 gtu apalagi kode2 html duh.
    Kalau ada yang bisa support kyk gini enak ya mbak. Jd kita tinggal mikirin kontennya aja hehe
    TFS

  • Sally Fauzi
    Posted at 01:47h, 25 November Reply

    Buat emak2 nubie macam aku, kelihatannya gak pake ribet. Ada teman yang punya olshop, dari kemarin nanya tentang pembuatan web. Aku share ke dia deh tulisan diri mu, mbak…

  • Ilham Kape
    Posted at 01:55h, 25 November Reply

    Wah, kayaknya mudah dan gak ribet, ya. Aku coba ah caranya kayak gini. Terima kasih, ya, infonya. Semoga aku berhasil buat online shop hehe. Aamiin. ๐Ÿ™‚

  • The Unggul Center (@unggulcenter)
    Posted at 02:41h, 25 November Reply

    Wah kalau jualan produk tapi ga ada fitur keranjang bahaya banget tuh. Wajib ada fitur keranjang add onn atau plug in atau apapun namanya. Semoga dgn info ini emak2 diseluruh dunia jadi tau yaaa

  • faniasurya
    Posted at 09:12h, 25 November Reply

    Sudah berencana lama bikin website olshop. Tapi masih bingung mau pake hosting dan domain dimana. Untung artikel mbak widi bikin aku melek. Bisa dicoba nih krn gak pake ribet kan ya.

  • William Giovanni
    Posted at 09:58h, 25 November Reply

    Memiliki website dengan segala fitur lengkap terlebih untuk keperluan usaha kadang membuat bingung, banyak hal yang perlu diperhatikan ya. Untungnya dengan DomaiNesia jadi dipermudah dengan harga yang pas di kantong.

  • Dikki Cantona Putra
    Posted at 12:42h, 25 November Reply

    Wahh kini membuat websitenya sangat mudah banget ya dan buat ibu ibu yg baru belajar website dan ingin membuat olshop jadi dimudahkam banget ya oleh domenesia

  • f2traveller
    Posted at 12:47h, 25 November Reply

    Sumpeh aku gaptek banget.. Hahaha dan aku jg bersyukur kalau gitu, sama kayak emak K.. Punya suami programmer, dan semua urusan web os ku dulu jg suamiku yang urus. Aku tinggal terima beres.. Hehehe..

  • Diah Kusumastuti
    Posted at 14:11h, 25 November Reply

    Baru tahu, ternyata ada ya yg bisa bikin mudah saat pengen buat online shop sendiri. DomaiNesia sangat membantu tentunya, ya
    Eh tapi kalau buatku sendiri, aku belum bisa jualan online, jadi belum butuh dong toko online. Hihihi.

  • Ajen
    Posted at 15:47h, 25 November Reply

    Lumayan nih kalau mau buka usaha toko online…
    Makasih Mbak terbantu banget

  • Nova Violita
    Posted at 15:58h, 25 November Reply

    Dulu pernah..bikin online shop..ya barang sih dropship akunpake blogspot aja terus beli domain..

    Tapi udah tutup sih..enakan nulis aja..he2 (malah curhat)

    Mau bikin toko online emang butuh kesiapan dan keseriusan..salah satunya membuat website resmi dan dibutuhkan orang lain..

  • Timothy W Pawiro
    Posted at 16:01h, 25 November Reply

    Huhu, kl ga ada keranjangnya nanti jadinya pesennya manual dong ya. Pdhal sistem keranjang berguna bgt ya utk online shop. Semoga dgn Domainesia, terpecahkan masalah temennya ya ๐Ÿ™‚

  • Bela
    Posted at 16:23h, 25 November Reply

    Wih fiturnya lengkap banget ya buat yg mau bikin web online shop. Keren nih, no tipu-tipu

  • Ria
    Posted at 09:25h, 29 November Reply

    dek , bantuiiiin dirikuuuh doooong yg sampe skrg pasang kode google adsense aja gagal maning…. (salah fokus dan out of the topic banget… maapkan dirikuh)

  • Ilham
    Posted at 06:02h, 30 November Reply

    Waw menarik. Mudah nian bikin onlineshop zaman sekarang. Tapi memang bisnis web online shop ini bakal laku sih. Secara pengguna sosmed untuk jualan udah banyak banget. Mereka pasti mau bertransformasi dengan web buat ningkatin penjualan dan besarin brand.

Bagaimana komentar kalian?

%d bloggers like this: