Me and Hubby, Semua

Re, Menyepilah Sejenak ke Curug Tujuh Bidadari

Dear, Re. Apakabar? Semoga dalam lindungan Rabbuna senantiasa. Maaf, ya. Belakangan aku tidak bisa menemanimu untuk bercerita seperti saat aku masih gadis. Kaupasti memaklumi tugasku sebagai seorang istri dari abah K dan ibu dari si K yang sedang berada di masa-masa terrible two. Aku sengaja membuat surat ini untuk mengganti percakapan-percakapan yang tergadai. Dear, Re.… Continue reading Re, Menyepilah Sejenak ke Curug Tujuh Bidadari