Site icon Widi Utami

Pijat Bayi, Anak dan Perempuan di Salatiga

Pijat Bayi, Anak dan Perempuan di Salatiga 1

Si K Bayi, dokumentasi pribadi

Setiap kali si K sakit, hal pertama yang akan kami lihat adalah; apakah butuh pertolongan dokter darurat? Jika enggak, opsi yang kami ambil adalah pijet di mbah Ju, Nobotengah, ahli pijat bayi, anak dan perempuan. Tukang pijat yang sudah menjadi langganan kami semenjak aku masih hamil. Sebelum hamil mah enggak kenal pijat-pijatan. 😀

Contents

Mbah Ju, Ahli Pijat Bayi Newborn

Mbah Ju, perempuan sepuh yang berusia lebih dari 60 tahun dengan tubuh langsing dan wajah yang sangat terawat sudah menjadi langganan kami untuk urusan pijat-memijat. Aku ingat betul kala itu, saat si K masih berusia 1 bulan, rewel sehari semalam, hingga ada yang menyuruhku untuk membawa ke Yai karena diduga sawan.

Yai dhawuh jika si K enggak sawan, tetapi kekeselen. Maka, kami langsung membawa si K ke rumah mbah Ju untuk dipijat. Sembari memijat si K, mbah Ju bercerita kepada kami apa yang terjadi pada si K, “Ini perute kembung, nah, ngentut wae kan?”

Kami lantas tertawa. Sepulang dari rumah mbah Ju, si K tertidur pulas. Lega hati emak, bisa tiduran setelah sehari semalam menggendong si K dan menenagkan tangisannya.

Tidak jarang saat si K pijat, Ibunya juga ikut pijat. Biar setrong menghadapi kenyataan anak yang lagi usil-usilnya. Baru di usia si K 2 tahun plus aku enggak ikut pijat, sudah jarang menggendong si K soalnya. HAHAHA

Mbah Ju Mengobati Kesleo

Si K umur 8 bulan saat itu, pundakku kesleo. Tepat di tulang belikat bagian kanan. Jangankan menggendong si K, untuk menggerakkan leher saja aku kesakitan luar biasa. Si K diasuh abah, aku istirahat di kamar. Tiba saat si K rewel dan minta ASI, aku gelagapan, syakittt pol untuk memangku si K.

Kami segera ke rumah mbah Ju, hanya 30 menit aku dipijat beliau, tulang belikatku sudah kembali ke posisi yang benar. Sejak saat itu, aku selalu merujuk ke mbah Ju kalau ada yang error terkait persendian.

Mbah Ju Menolak Jampi-jampi

AKu sering mendengar jika dukun bayi sangat kental dengan jampi-jampi. Dari yang dikasih asap dupa sampai yang ditiup ubun-ubun agar kalau sakit kembali ke si dukun lagi. Alhamdulillah, aku enggak menemukan praduga yang biasa beredar pada dukun bayi di dalam diri mbah Ju. Lha wong kuminta tolong ‘nyapih’ si K saja beliau hanya tersenyum, lantas menjawab, “Itu ibunya saja yang harus kuat.”

Hahaha, baiklah, Mbah, emak K memang kurang setrong. 😀

Alamat Lengkap Mbah Ju

Rumah Mbah Ju terletak di Nobo Tengah, Noborejo, Kecamatan Argomulyo. Kota Salatiga. Jika kamu lewat jalan Solo-Semarang, berhentilah di pasar Nobo, masuk ke gang di samping pasar Nobo. Lurus terus, kurang lebih 1 km dari jalan raya. Rumah beliau lumayan besar, dengan halaman rumah yang sangat luas. Rumah bergaya joglo bercat merah dengan motif bata dan patung macan di terasnya.

Mbah Ju juga berkenan untuk datang ke rumah. Sayang, aku enggak menyimpan nomor hp-nya. Kapan-kapan kalau si K pijat lagi, insyaAllah aku mintakan nomor hapenya, ya.

Mbah Ju enggak mematok tarif. Beliau juga membuka usaha kue, si K sering membawa pulang sebungus plastik kue yang kuyakin kalau beli di toko roti langganan harganya lebih mahal daripada uang di amplop. HAHAHA.

 

Semoga bermanfaat ya. Kalau ditanya dapat informasi tentang beliau, bilang saja dari emaknya Kevin Klampeyan. Siapa tahu aku dapat bonus kue lagi. WKakakaka, emak K maruk. Habis kuenya enak, sih. 😀

 

Exit mobile version