Site icon Widi Utami

Inspirasi Tunik Kekinian dan Polanya

Tunik kembali nge-trend belakangan ini. Mengenakan tunik membuat seorang perempuan terlihat lincah tanpa kehilangan sisi feminimnya. Umumnya tunik digunakan untuk kegiatan sehari-hari, baik di rumah maupun di kantor. Inspirasi tunik kekinian bisa kamu tiru dan modifikasi sesuai dengan selera. Inspirasi tunik kekinian dilengkapi dengan gambar dan pola jahitnya. Gambar dan pola jahit tunik kekinian ini milik Budhe Noor Widyaningsih, founder Polja yang sering berbagi pola jahit di Facebook dengan gratis.

Memilih Kain untuk Tunik Kekinian

Memilih kain untuk tunik harus dilakukan dengan cermat. Tunik ditujukan agar gerak kita lincah di tengah aktivitas kita yang padat, maka kain untuk tunik sebaiknya merupakan kain yang memiliki karakter luwes dan tidak mudah kusut.

Bagi ibu-ibu yang mempunyai anak kecil, tunik yang tidak mudah kusut, adem dan luwes membuat aktivitas dalam mengasuh anak menjadi nyaman. Bahan tunik yang tidak mudah kusut akan membuat ibu tetap rapih meskipun sedang repot menemani anak bermain.

Kain inma premium menjadi pilihanku saat ini. Kain yang diimpor dari Jepang ini terbuat dari spon poly. Karakteristik Kain Inma Premium cenderung dingin dan jatuh. Enggak hanya itu, kain Inma Premium enggak mudah kusut dan sangat mudah disetrika. Meski tipis, Inma Premium tidak menerawang. Pilihan yang pas untuk dijadikan tunik bagi Ibu-ibu yang lincah.

Tunik Asimetris Batik

Tunik asimetris batik dengan bagian depan lebih panjang dari bagian belakang akan memberi kesan langsing dan berisi pada pemakainya. Model tunik asimetris ini membuat batik tidak lagi terkesan kuno. Kita bisa menggunakan kain Inma Premium yang dikombinasikan dengan batik untuk membuat tunik asimetris. Gunakan warna kain Inma Premium yang serasi dengan batik.

Gambar Tunik Asimetris

Tidak perlu khawatir dengan pola jahit tunik asimetris. Gunakan pola tunik asimetris ini sebagai panduan untuk menjahit baju tunik asimetris batik.

Pola Tunik Asimetris

 

Tunik Overlapping

Tunik overlapping adalah tunik dengan gaya depan yang menumpuk. Tunik overlapping terinspirasi dari gaya baju adat Jepang; kimono. Tunik overlapping belakangan menjadi tunik pilihan karena tampilannya yang terkesan klasik tanpa kehilangan trend.

Inspirasi Tunik-Overlapping Tunik

Pola Tunik overlap atau pola tunik kimono bisa dicontek untuk panduan membuat tunik yang enak dipakai. Bagi ibu menyusui, bisa ditambahkan resleting di kain bagian dalam atau bahkan ditambah akses bukaan samping seperti baju ibu menyusui.

Pola Tunik Overlapping, credit: Budhe Noor Widyaningsih, Polja

 

Tunik Asimetris Batik Flowly

Jika Tunik Asimetris pertama merupakan tunik yang mempunyai bagian depan lebih panjang, Tunik asimetris batik flowly memiliki bagian depan lebih pendek. Model tunik asimetris flowly ini akan memberi kesan tunik mengembang, kamu yang kurus akan terlihat lebih berisi.

Inspirasi Asimetris Tunik 2

Pola tunik asimetris batik flowly bisa kamu pakai untuk panduan menjahit. Sesuaikan dengan ukuran tubuh kamu. Gunakan kain inma premium untuk bagian yang polos. Kamu juga bisa menggunakan kain inma premium sebagai kain yang dominan.

Pola Asimetris Tunik Batik Flowly, Credit: Budhe Noor Widyaningsih, Polja

Tunik with Bottom Flowing

Tunik with bottom flowing ini menghasilkan efek flow pada tunik bagian bawah. Tunik dengan bottom Flowing akan memberikan efek jenjang dan langsing. Apalagi jika panjang tunik mencapai lutut, pemakainya terkesan lebih tinggi.

Inspirasi Tunik with Bottom Flowing

Pola tunik with bottom flowing dari Polja bisa dijadikan inspirasi untuk menjahit tunik yang memberi efek jenjang. Tunik ini bisa dijadikan baju harian maupun semi formal nan santai. Bisa juga dijadikan sebagai baju mullimah yang syar’i dengan menambahkan jilbab yang menutup dada. Pola tunik with bottom flowing dipecah menjadi tiga untuk mendetailkan.

Pola Tunik with Bottom Flowing credit: Polja

Tunik Formal Polos

Tunik Semi Formal Polos Kekinian with belt

Tunik formal polos kekinian with belt menjadi pilihanku untuk jahit baju kali ini. Menggunakan kain Inma Premium, aku meminta tolong Buhde Noor Widyaningsih dengan request tunik semi formal yang bisa dipakai di rumah sekaligus ‘ngantor’ di rumah.

Lipatan bawah tuniknya membuatku bisa bergerak lincah meskipun tunik ini didesain panjang di bawah lutut. Belt yang disediakan bisa dilepas pasang sehingga aku bisa menyesuaikan apakah tunik bisa digunakan saat acara ataukah saat sedang santai. Pola jahit tunik semi formal polos with belt bisa digunakan sebagai inspirasi untuk menjahit tunik semi formal kekinian.

 

Exit mobile version