Site icon Widi Utami

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Jenis Asuransi 

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Jenis Asuransi 

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Jenis Asuransi 

Asuransi telah menjadi bagian dari instrumen hidup manusia. Seringkali segala sesuatu terjadi tanpa bisa diprediksi hingga hidup kelak berakhir. Salah satu cara mengantisipasi kondisi darurat adalah dengan memiliki premi asuransi. Namun, memilih jenis asuransi harus dipertimbangkan dengan teliti dan mendalam.

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Premi Asuransi

Bermacam-macam premi ditawarkan sales dan perusahaan asuransi. Ada asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi rumah, asuransi pendidikan, asuransi kendaraan, asuransi perjalanan dan sebagainya. Setiap jenis asuransi tersebut memiliki polis atau perjanjian tersendiri, selalu pelajari isi polis asuransi sebelum memutuskan. Berikut adalah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih premi asuransi:

Sesuaikan dengan kebutuhan

Mengapa butuh asuransi? Asuransi apa yang sedang sangat dibutuhkan saat ini. Faktor-faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan matang sebelum menentukan suatu premi asuransi. Jangan memilih jenis asuransi karena alasan ingin dipandang keren atau ikut-ikutan trend. Pahami betul bahwa asuransi tersebut dibutuhkan sebagai tindakan proteksi dan berguna dalam kehidupan. 

Pelajari Isi Polis Asuransi

Mempelajari isi polis asuransi adalah hal yang tak boleh dipandang remeh. Berapa besaran premi, kondisi apa saja yang ditanggung asuransi, bagaimana cara mengajukan klaim, kondisi klaim bagaimana yang diterima oleh perusahaan asuransi, bagaimana kriteria klaim yang rawan ditolak dan berbagai poin dalam polis harus dipahami dengan benar. Baca setiap poin perjanjian, tanyakan kepada sales atau customer service atau pihak perwakilan perusahaan asuransi jika ada yang tidak dipahami. 

Membandingkan beberapa pilihan

Tak perlu ragu membandingkan beberapa pilihan sebelum menjatuhkan pilihan. Jangan hanya mempertimbangkan dan membandingkan besaran premi, namun respon perusahaan asuransi saat calon nasabah ingin konsultasi (apakah fast respon atau sebaliknya), kemudahan proses klaim yang bisa dipelajari dari review dan referensi atau pengalaman orang terdekat merupakan hal- hal yang bisa dipertimbangkan.

Perlindungan atau keuntungan tambahan bagi nasabah

Selain kemudahan proses klaim, tak perlu ragu untuk mencari tahu apakah jenis asuransi yang dibutuhkan menawarkan perlindungan tambahan atau keuntungan khusus bagi nasabah. Misalnya system loyalty, kemungkinan pencairan sebelum jatuh tempo dan sebagainya.

Memahami Perbedaan Poin Khusus dalam Polis Asuransi

Setiap polis asuransi meski sama jenisnya memiliki perjanjian khusus yang harus dipelajari secara seksama. Misalnya beberapa kasus berikut ini:

Asuransi mobil dan jenisnya

Tak hanya cukup mengasuransikan mobil, ketika menentukan asuransi kendaraan (mobil), nasabah sudah harus menentukan jenis asuransinya, apakah memilih asuransi All Risk atau TLO (Total Loss Only)

Calon nasabah diharapkan memahami terlebih dahulu seluk-beluk asuransi tlo dan cara claimnya. Jangan sampai di kemudian hari terjadi atau kesulitan mengajukan klaim karena salah memahami bahwa kondisi kendaraan yang bisa diklaim dengan asuransi TLO dianggap sama dengan asuransi All Risk, padahal keduanya jauh berbeda. Asuransi All Risk menanggung semua resiko yang terjadi pada kendaraan yang diasuransikan, baik itu kerusakan kecil, besar maupun kehilangan. Asuransi TLO hanya akan menanggung kerugian jika kendaraan yang diasuransikan mengalami kerugian total atau melebihi 75% atau mengalami tindak pencurian. Jadi klaim terhadap kerusakan mobil yang ditaksir lebih kecil dari 75% tidak akan dikabulkan oleh pihak perusahaan asuransi.

Asuransi Jiwa konvensional dan Asuransi Jiwa dengan Unit Link

Ketika hendak memilih asuransi jiwa pastikan juga apakah asuransi jiwa tersebut menawarkan produk unit link. Perlu diketahui jika asuransi merupakan produk yang ditujukan untuk proteksi, sedangkan unit link merupakan produk investasi. Dan dalam perkembangannya investasi melalui unit link membutuhkan biaya khusus seperti management fee yang berupa biaya akuisisi dan biaya pengelolaan investasi. Pertimbangkan dahulu apakah sudah memahami resiko investasai yang bisa untung maupun rugi. Jika tidak tertarik dengan unit link cukuplah memilih asuransi konvensional biasa.

 

  1. Asuransi kesehatan dan spesifikasinya.

Asuransi kesehatan bagaimana yang diinginkan? Apakah yang model re-imburse (membayar tagihan sesuai kuitansi yang diklaim nasabah) atau asuransi kesehatan yang menanggung rawat inap tanpa membebankan biaya sepeserpun pada nasabah atau asuransi yang juga menanggung biaya kesehatan untuk rawat jalan adalah poin-poin yang perlu dipelajari secara khusus.

 

Asuransi pada dasarnya adalah tindakan proteksi. Tujuan utama asuransi adalah agar setiap kondisi memiliki perlindungan terhadap kemungkinan terjadinya hal yang tak diinginkan. Namun calon nasabah harus benar-benar memahami seluk beluk polis asuransi sebelum menentukan pilihan agar tidak menyesal di masa depan.

 

Exit mobile version