Site icon Widi Utami

5 Cara Membuat Donat Empuk dengan Topping Keju

5 Cara Membuat Donat Empuk dengan Topping Keju

5 Cara Membuat Donat Empuk dengan Topping Keju

Cara membuat donat empuk sangat krusial untuk diketahui. Sebab, melalui resep yang tepat nantinya dapat dihasilkan donat terbaik yang bercita rasa khas. Dengan begitu, donat bisa dirasakan kelezatannya secara maksimal. Bagi Anda penggemar keju, topping satu ini dapat dijadikan sebagai ekstra tambahan agar donat kian terasa lezatnya. Lalu, bagaimana teknik rahasia agar donat bisa empuk sempurna? Yuk simak penjelasan di bawah ini.  

Empuk dengan Memakai Ragi

Cara membuat donat empuk yang pertama, yaitu memakai ragi. Boleh jadi, sudah menjadi rahasia umum bahwa ragi berperan krusial dalam pembuatan donat. Di sini, ragi memiliki fungsi sebagai bahan untuk mengembangkan donat sekaligus menjadikan teksturnya empuk. 

Bersama tepung serta gula, nantinya ragi mampu membuat adonan kian lembut setelah dibentuk. Namun, perlu diperhatikan bahwa sebelum mencampurkan ragi dalam adonan, pastikan Anda sudah mengaktifkannya terlebih dahulu. 

Pengaktifan yang dimaksud, yaitu mengolah raginya dahulu supaya siap pakai. Tidak perlu sulit, cukup dengan mencampurkan ragi bersama 1 sendok makan tepung terigu, gula, juga air hangat, ragi siap untuk digunakan. Aduk secara merata keempat komponen yang sudah siap tersebut. Pastikan ragi telah larut seluruhnya untuk hasil yang maksimal. 

Menggunakan Tepung yang Pas

Cara membuat donat empuk berikutnya, dipengaruhi oleh penggunaan tepung. Tahukah Anda bahwa tepung mungkin terlihat sepele, tetapi akan berkorelasi dengan hasil donat nantinya. 

Pemakaian tepung yang pas memungkinkan hasil terbaik bertekstur lembut seperti yang diinginkan. Dalam hal tepung, sangat dianjurkan untuk memakai tepung dengan protein tinggi. Manakala Anda menggunakan tepung berprotein tinggi sedemikian rupa, kemungkinan donat akan bervolume. 

Bervolume merujuk pada bentuknya yang tinggi yang besar. Penggunaan tepung berprotein sedang juga diperbolehkan, tetapi volume dari donat cenderung kurang tinggi. Sebagai solusi, bisa digunakan tips untuk mencampur antara tepung terigu yang mengandung protein tinggi dengan yang sedang. 

Tentukan Takaran Gula Terbaik

Gula akan berpengaruh terhadap bagaimana tekstur donat yang dihasilkan. Sebagai pemberi rasa, penggunaan gula yang berlebihan cenderung akan menjadikan donat keras. Dengan kata lain, jauh dari kata empuk.

 Yang sering ditemukan, umumnya gula yang dipakai persentasenya 15% dari berat tepung secara keseluruhan. Melalui komposisi sedemikian rupa, diharapkan tidak terjadi over pemakaian gula, sehingga adonan yang dibuat mampu menciptakan donat yang lembut. 

Uleni Dengan Teknik yang Baik

Setelah mencampurkan ragi yang telah aktif dengan tepung sekaligus gula, step selanjutnya yang harus dilakukan adalah menguleni adonan. Uleni secara baik sampai adonan tercampur seluruhnya. Suhu juga perlu diperhatikan agar adonan donat mampu mengembang sempurna. 

Sangat dianjurkan memakai air hangat bersuhu antara 26 hingga 28 derajat celcius. Air yang terlalu panas dapat menimbulkan fermentasi ragi berlangsung terlalu cepat. Akibatnya, tekstur donat kurang baik. 

Diamkan Adonan Agar Fermentasi Berlangsung Sempurna

Terakhir, Anda tinggal mendiamkan adonan yang sudah dibuat. Tujuan dari proses ini, supaya kegiatan fermentasi mampu berlangsung dengan baik. Proses fermentasi ini memiliki peran penting agar donat mengembang sempurna. Pakai kain sebagai penutup adonan dalam loyang. Dalam suhu kamar, proses pendiaman dapat dilangsungkan antara 1 sampai 1.5 jam. 

Itulah 5 cara membuat donat empuk, tidak sulit bukan? Asalkan diolah menggunakan teknik sekaligus cara yang pas, hasilnya tentu tidak diragukan. Apalagi dengan penambahan topping keju yang berpadu pada donat, rasa akan semakin mantap. Cocok sekali bagi Anda yang menyukai donat keju super empuk tekstur lembut.  

 

 

 

Exit mobile version