​Mewujudkan Pojok Main si K dengan Stiker Dinding

​Mewujudkan Pojok Main si K dengan Stiker Dinding

Si K mulai menunjukkan ketertarikan pada gambar. Setiap menjumpai gambar, baik di buku, dinding maupun di baju, dia akan menunjuk-nunjuk dengan telunjuk mungilnya sambil mengoceh, “Pa-pa-pa?”

Maksudnya, apa?

Ibunya harus sigap menjawab, jika tidak sigap, si K akan menarik-narik bajuku dan mengajak ke tempat gambar berada. Jika aku terlalu sibuk dengan aktivitasku sendiri, si K akan mengerahkan segenap tenaganya untuk mencuri perhatian. Jika posisiku sedang duduk atau berdiri, dia akan mencoba memanjat. Jika posisiku sedang tiduran, dia akan mengguling-gulingkan badannya di sekitar leher dan kepalaku. Hanya demi jawaban atas segala gambar yang ia tunjuk. Read More

Benarkah Anak Usia 1 Tahun Penakut adalah Pertanda Gagap Sosial?

“Moh-moh!” seru si K, sambil mengibas-ngibaskan tangan setiap kali ada orang ‘asing’ yang berniat mengajaknya.

Aku menandai reaksi seperti ini muncul sejak si K berusia 10 bulan, saat si K mulai mengenal mana Ibu, Abah, Mamak, Budhe dan orang-orang di sekitarnya.
Setiap menghadapi lingkungan baru, si K membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mengenali sekitarnya. Si K membutuhkan waktu nyaris satu minggu untuk beradaptasi dengan orang dewasa, tetapi hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk PDKT dengan teman-temannya, apalagi teman sebaya, langsung nemplok diajak gojek-an.
Maklum kah?
Aku, sebagai ibunya, sangat memaklumi kelakuan si K, bahkan lega karena hal ini adalah pertanda bahwa si K mulai bisa mengingat siapa-siapa orang terdekatnya.  Read More