Parenting, Semua

​Mewujudkan Pojok Main si K dengan Stiker Dinding

Si K mulai menunjukkan ketertarikan pada gambar. Setiap menjumpai gambar, baik di buku, dinding maupun di baju, dia akan menunjuk-nunjuk dengan telunjuk mungilnya sambil mengoceh, “Pa-pa-pa?”

Maksudnya, apa?

Ibunya harus sigap menjawab, jika tidak sigap, si K akan menarik-narik bajuku dan mengajak ke tempat gambar berada. Jika aku terlalu sibuk dengan aktivitasku sendiri, si K akan mengerahkan segenap tenaganya untuk mencuri perhatian. Jika posisiku sedang duduk atau berdiri, dia akan mencoba memanjat. Jika posisiku sedang tiduran, dia akan mengguling-gulingkan badannya di sekitar leher dan kepalaku. Hanya demi jawaban atas segala gambar yang ia tunjuk.

Aku menandai habbit ini muncul saat si K mulai berusia genap setahun. Sebelumnya, si K sudah menunjuk-nunjuk tetapi belum fokus ke sebuah gambar. Ketika memasuki usia setahun, si K sudah mulai fokus ke printilan gambar. Sampai kini, pada usia enambelas bulan, si K sudah mengenali mana gambar gajah, kucing, sapi, kambing, kuda, burung, bintang, dan beberapa tokoh di Board Book favoritnya.

Tak mau menyia-nyiakan habbit ini, aku berniat untuk menghadirkan berbagai macam gambar di Pojok Main si K. Dalam mimpiku, Pojok Main si K ini bisa ada beberapa hal yang memfasilitasi perkembagan si K, antaralain:

Dinding Coretan si K

Dinding ini adalah dinding kreasi bebas si K, dimana si K bebas mencoret-coret tembok semaunya.

Di sini akan disediakan berbagai printilan alat mewarnai, menggambar dan menulis. Mimpiku sih, aku bakal menyediakan cat air, krayon, spidol, bolpoin, dan alat penunjang lainnya.

Karena ditujukan untuk ajang coret-coretan, Pojok Main si K ini tentu saja tidak terletak di bagian strategis rumah. Rencanaku, aku akan membuatnya di ruangan tempat mesin cuci berada, bagian paling nyempil di rumah.

Book Display

Aku cenderung menyebar buku-buku si K ke berbagai tempat. Ruang tamu, kamar, ruang sholat, dengan tujuan si K akrab dengan keberadaan buku. Hal ini masih dalam rangka meminimalisir interaksi si K dengan gadget. Keberadaan Book Display wajib berada di Pojok Main si K. Sejauh ini masih berhasil, interaksi si K dengan gadget hanya saat si K ingin berjoget ria dan ibunya sedang malas nyanyi-nyanyi.

Eh.

Baca juga: Mengenalkan Buku kepada Anak Berusia Satu Tahun

World Map dan Gambar Aneka Flora-Fauna

Keberadaan gambar aneka flora dan fauna di Pojok Main akan membantu si K untuk mengenali berbagai flora dan fauna di sekitarnya. Sambil menunggu Abah punya budget yang cukup untuk mengajak si K ngebolang melihat keanekaragaman hayati di dunia, Ibu dan Abah akan mengajak si K ‘ngebolang’ melalui gambar peta dunia dan gambar aneka flora-fauna terlebih dahulu.

Hahahaha, ini mah Ibunya yang pengen. Ye kan, Mak? :p

Pengukur Tinggi Badan

Di Posyandu, yang diukur secara rutin setiap bulannya hanya Berat Badan. Tinggi Badan cenderung diabaikan. Jadi, aku tidak tahu secara persis berapa pertambahan tinggi badan si K dari bulan ke bulan. Hanya mengira-ngira dari celananya yang semakin cingkrang. Padahal mengetahui tinggi badan dari masa ke masa bisa menjadi notice untuk si K kelak, Oh, aku dulu semungil ini ya, Bu?

So, aku juga ingin memasang Pengukur Tinggi Badan di Pojok Main si K.

Rak Mainan

Si K baru ngeh untuk memasukkan buku-bukunya ke dalam rak karena si K terbiasa melihat Ibu menata buku di rak ruang tamu, tempat sholat dan kamar. Tetapi si K belum ngeh untuk merapikan mainan-mainannya karena mainan si K selama ini hanya ditaruh di dalam kardus.

Jika aku kelak tidak mau repot dengan beberes mainan melulu, aku harus ‘susah payah’ melatih si K untuk merapikan mainan-mainannya sendiri dengan menyediakan Rak Mainan. Meski aku tahu jika ini akan menjadi long journey yang akan menguji kesabaran dan ketelatenanku dalam menemani si K bermain, tetapi i must try this trick! 😀

Dari berbagai wish list tersebut, Gambar World Map, Gambar Flora-Fauna dan Gambar Pengukur Tinggi Badan-lah yang membuatku bingung. Bagaimana mewujudkannya? Apakah aku harus menggambar sendiri? BIG NO, nanti si K bingung karena gambar ibunya berbentuk antah berantah, antara ayam dan itik tidak ada bedanya. Hahaha. Menyewa jasa pelukis? Sepertinya budget tidak cukup.

Belum beli printilan cat dan kuasnya. Hiks, begitu banyak yang harus kulakukan!

Setelah browsing sana-sini, akhirnya ide itu muncul juga. Aku bisa menggunakan stiker dinding murah yang ada di MatahariMall.com. Stiker yang kubutuhkan ada disana semua, World Map, Stiker Flora dan Fauna, juga Stiker Pengukur Tinggi Badan. Dan, voila, semuanya sedang diskon 70%. Hahaha, Emak-emak banget, girang lihat diskonan.

Selain murah, stiker ini menjadi solusi terbaik bagiku karena… karena mudah dipasang. Hihihi, membersihkan tembok, lalu menempel stiker bagian per bagian sesuai dengan yang kuinginkan.

Terlihat simpel, ya.

Lalu, kapan kita mulai? Kedip-kedip ke abah K sambil ngecek saldo rekening. :p

1 thought on “​Mewujudkan Pojok Main si K dengan Stiker Dinding”

  1. Keren ya punya ruang khusus anak gitu. Aku sampai ikutan mupeng. Kalau tinggi badan di ruang keluarga aja, Mbak. Aku suka lihat di film-film barat mereka punya 1 tempat buat nandain ukuran anak-anak mereka. Kayanya bagus tuh.

Bagaimana komentar kalian?